Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Selama Direlokasi, Omset Pedagang Pasar Ciputat ‘Ancur-ancuran’

Para Pedagang pasar Ciputat, Kota Tangsel mengaku omset penjualannya ‘terjun bebas’.

 

Anjloknya omset tersebut disebabkan relokasi tempat berjualan yang ditunjuk Pemkot Tangsel dinilai tidak strategis untuk menarik pembeli.

 

Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) Yuli, mengatakan, selama enam bulan menempati Plaza Ciputat kerugian dari satu pedagang mencapai puluhan juta.

 

“Omset turunnya sampai 100 persen. Pedagang ngaku kerugian mereka per bulan itu mencapai Rp8 juta, sekarang sudah berjalan enam bulan sejak direlokasi. Jadi rata rata pedagang sudah mengalami kerugian Rp48 juta. Tinggal dikali saja dari total 600 pedagang,” kata Yuli saat ditemui Respublika.id, Senin (22/2/2021).

 

 

Hal senada juga diungkapkan Teguh. Seorang pedagang yang terkena relokasi ini pun mengeluhkan sepinya pengunjung di Plaza Ciputat tersebut.

 

Menurutnya, lokasi berdagang yang ditunjuk Pemkot Tangsel tersebut kurang strategis untuk berjualan.

 

Sebab, kata dia, para pembeli lebih memilih belanja di luar Plaza dibanding membeli dagangan di lokasi tempat para pedagang direlokasi.

 

“Bisa dilihat sendiri, enggak ada pembeli sama sekali. Karena disini bayar parkir mahal. Ibaratnya beli sayur Rp10 ribu dapat dua, masa bayar parkirnya Rp.5000. Belum lagi, masih banyak pedagang yang diluar. Jadi pembeli itu lebih milih belanja di luar Plaza, karena menurut mereka lebih gampang belanja di luar,” tandasnya.

 

Seperti diketahui, sejak September 2020 Pemkot Tangsel melakukan revitalisasi Pasar Ciputat. Selama revitalisasi tersebut, Disperindag kota bertajuk Cerdas, Modern dan Religius tersebut menempatkan para pedagang di Plaza Ciputat sebagai tempat berjualan sementara. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment