Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Atasi Parkinson, Lansia Asal Belgia Berlatih Tinju

Seorang wanita lanjut usia asal Belgia Nancy Van Der Stracten (75) rutin berlatih tinju tiga kali dalam seminggu.

 

Bukan tanpa alasan, olahraga rutin yang dilakukannya itu untuk mengatasi penyakit parkinson yang dideritanya.

 

Setelah didiagnosa enam tahun lalu, nenek yang saat ini menetap di Turki itu menemukan manfaat tinju non-kontak dalam mengatasi penyakit yang dideritanya.

 

“Tinju tidak menyembuhkan Parkinson. Tapi, tinju bisa memperlambat perkembangan penyakitnya,” kata Nancy seperti dikutip Reuter, Jumat (5/3/2021).

 

 

Penyakit yang ditemukan oleh Dr. James Parkinson di tahun 1817 ini adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibat dari itu, penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, menulis dan berjalan.

 

Seperti dikutip laman Parkinson Foundation, olahraga tinju Parkinson merupakan program latihan untuk seluruh tubuh. Di mana pasien melakukan latihan tinju non-kontak yang umumnya berlangsung selama 30-60 menit saja.

 

Kemudian, kantong tinju atau Punching speed bags disebut membantu meningkatkan koordinasi dan postur badan. Berlatih tinju juga menyertai olah vokal yang dimaksudkan untuk membantu gejala gangguan berbicara pada penderita Parkinson tersebut.

 

Selain itu, berlatih tinju memberikan beberapa manfaat di antaranya meningkatkan koordinasi tangan dan mata, membentuk postur, menjaga fungsi kognitif, meningkatkan keseimbangan dan ketangkasan tubuh, hingga memperbaiki gaya berjalan. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment