Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Pemancing Ramai saat PPKM, Warga Perumahan Resah

Warga perumahan Graha Japos Lestari diresahkan dengan banyaknya pemancing di area Fasilitas Umum (Fasum) berupa tempat serapan air di wilayahnya.

Sebab, para pemancing tersebut dikhawatirkan menjadi penyebab penyebaran Covid 19, lantaran tidak mengindahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang saat ini sedang digencarkan Pemkot Tangsel.

Surapati, Ketua RW 08 Graha Japos Lestari mempertanyakan ketegasan PPKM tersebut.
Pasalnya, sejak maraknya pemancing, tercatat 16 warganya yang berada di sekitar Fasos dinyatakan positif Covid.

“Bagaimana penegakkan PPKM mikro itu, bagaimana kebijakan penerapannya?. Karena sejak ramenya pemancing, ada empat warga meninggal karena karena Covid dan 16 orang yang dinyatakan Covid-19,” kata Surapati kepada Respublika.id, Minggu (21/3/2021).

Warga perumahan kata Suropati pernah mencoba melarang kegiatan mancing di wilayahnya itu, Namun, kata dia, warganya malah diacungkan senjata tajam oleh para pemancing tersebut.

Selain itu, Suropati juga mengaku pernah melaporkan keresahan warganya tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Namun hingga kini pihaknya belum belum ada tindakan, baik dari pemerintah maupun penegak hukum.

“Kami sudah melaporkan ke kelurahan, kecamatan, Polsek dan Koramil, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Pernah warga melarang mereka (pemancing-red), malah mereka bawain golok ke warga saya,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Ketua RT 04/08 Japos Graha Lestari Zanbiyadi menuturkan, selain dikhawatirkan menjadi penyebar virus corona, keresahan warga juga ditambah dengan kegiatan memancing yang sudah berjalan sekira dua bulan dilakukan hingga larut malam.

Oleh sebab itu, Dia berharap, untuk keberhasilan PPKM mikro, pihak-pihak berwenang diminta dapat menegakannya ke seluruh wilayah tanpa terkecuali.

“Pernah kita lihat yang mancing sampai jam 02.00 wib pagi. Kalau melihat PPKM mikro, kegiatan masyarakat sudah harus dibatasi. Jadi penegakan aturan jangan cuma di pinggir jalan saja, tapi di setiap tempat,” tandasnya. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment