Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Bikin Sehat dan Cerdas, Intip Fasilitas Terpadu di Kampung Nambo Serpong.

Pagi ini, Selasa (13/04/21), sejumlah anak-anak kecil nampak berlarian bermain di area Taman Nambo, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Beberapa di antaranya memilih beristirahat sambil menghela nafas, lalu duduk di pelataran bangunan 2 lantai yang merupakan taman baca.

Terlihat keseruan bocah-bocah itu kala bermain. Maklum, sejak awal pandemi pembelajaran secara daring cukup membosankan. Apalagi wahana permainan dan hiburan di luar sana, tak lagi bebas dinikmati seperti sebelum pandemi Covid melanda.

Kampung Nambo berada persis berdampingan dengan lokasi pembuangan sampah TPA Cipeucang. Gunung-gunung sampah terlihat jelas dari tengah pemukiman. Area itu bisa dibilang sebagai kawasan kumuh dan tak beraturan.

Dari Jalan Raya Serpong, menuju Kampung Nambo harus melalui jalanan kecil dan menurun curam. Aktivitas lalu lintas di sekitar Kampung Nambo didominasi oleh truk-truk pengangkut sampah. Aroma tak sedap begitu terasa saat pertama memasuki kawasan itu.

Namun siapa sangka, rupanya Kampung Nambo sejak Februari 2021 lalu telah memiliki fasilitas terpadu bernama Taman Nambo. Keberadaan Taman itu sendiri memang dikhususkan untuk merubah wajah Kampung Nambo menjadi pemukiman layak huni.

“Anak-anak kita punya tempat bermain baru, ada buat olahraga, ada buat baca buku, ada yang lainnya juga jadi bikin sehat dan cerdas juga. Kita bangga ya dibuatkan fasilitas ini. Perkampungan kita kan dipelosok, apalagi sebelah pinggir itu sampah. Taman ini bikin kampung kita jadi beda, malah dari kampung sebelah ada juga yang main ke taman ini,” terang Dwi (38), warga sekitar.
perkim 2

Beberapa waktu lalu saat peresmian, Wali Kota Airin Rachmi Diany mengatakan, taman tersebut diperuntukkan untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat di Kampung Nambo.

“Kita manfaatkan tentu dalam rangka sarana dan prasarana olahraga, kegiatan ekonomi, pertanian,” tutur Airin.

Airin menambahkan, nantinya akan dibentuk Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) yang tujuannya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Sehingga kita tidak hanya membangun saja tetapi juga memberdayakan masyarakat,” sambungnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Ade Suprizal, menyebut, penataan Kampung Nambo dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Peningkatan sarana dan prasarana Kampung Nambo bertujuan untuk mengubah kawasan yang kumuh menjadi layak huni, tertata, bersih dan indah,” ungkap Ade.

Pembenahan Kampung Nambo dilakukan secara bertahap dengan total luas lahan keseluruhannya mencapai 4,1 hektare. Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya taman baca dua lantai, serta lapangan olahraga meliputi futsal, bulutangkis, dan voli.

Tersedia pula kebun hidroponik sebanyak empat unit berkapasitas total 2.000 lubang tanam, Ipal komunal 50 kepala keluarga, revitalisasi kolam perikanan darat, jogging track, taman penghijauan dan turap Sungai Cirompang.

“Disediakan taman bermain anak-anak atau playground. Ini bisa disebut sebagai lokasi bermain di bantaran kali yang penuh dengan sampah,” ucapnya. (adv)

Berita Lainnya
Leave a comment