Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Komandannya Diduga Dipecat Sepihak, Anak Buah Ancam Demo

Managemen Apartemen Serpong Green View (SGV), Kota Tangsel diduga melakukan pemecatan sepihak kepada sejumlah petugas keamanan.

Tiga keamanan berstatus TNI aktif dan satu orang veteran disinyalir terkena pemecatan tanpa alasan yang jelas.

Anggota keamanan Apartemen SGV Arif mengatakan, pemecatan Pimpinan Keamanan (Chief) di Apartemen SGV tersebut dianggap melecehkan.

Apalagi, kata dia, petugas keamanan tersebut memiliki latar belakang TNI.

“Saya anggota keamanan dari lingkungan, merasa bahwa komandan saya dilecehkan oleh pengusaha Apartemen SGV. Komandan saya aja digituin terus gimana nasib pemuda pemuda disini, kan bisa aja mereka (management SGV-red) mencari-cari alasan untuk memecat kita,” kata Arif saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/4/2021).

Pemecatan sepihak tersebut, kata Arif sudah terjadi dua kali, sehingga membuat resah petugas keamanan lainnya, dan masyarakat sekitar yang juga bekerja di apartemen tersebut.

“Pemecatan inu sudah meresahkan. Mereka (pengusaha SGV- red) akan terus melakukan hal serupa, atas dasar ketidaksukaan terhadap pemuda lingkungan Lengkong Gudang Timur,” ujarnya.

Saat ini, Arif menambahkan, pihaknya sedang melakukan mediasi dengan pihak management untuk mencari solusi atas pemecatan tersebut.

Jika pengusaha apartemen mengambil keputusan tidak berpihak kepada masyarakat, dia menegaskan, akan mengumpulkan massa untuk berunjuk rasa di lingkungan apartemen SGV tersebut.

“Sekarang kita masih mediasi, kita tunggu keputusan manajemen. Kalau mereka memutuskan hal yang merugikan bagi masyarakat, saya akan kumpulkan massa, untuk berdemo di depan SGV,” tutup Arif.

Di lokasi yang sama, Marvel, Perwakilan Manajemen SGV menuturkan, saat ini pihaknya dengan anggota keamanan sedang melakukan mediasi.
Dimana, dalam mediasi tersebut, kata dia, para petugas keamanan meminta keterbukaan terkait pemecatan terhadap komandan regunya.

“Kita sedang mediasi. Tuntutan mereka, agar bisa bekerja dengan baik, karena mereka khawatir, dengan pemecatan yang dilakukan oleh manajemen. Jadi, kita tunggu saja hasil mediasinya seperti apa,” pungkasnya. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment