Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Tingkatkan Pengelolaan, BPKAD Kota Tangsel Bakal Lakukan Singkronisasi Aset Antar OPD

Pengelolaan aset di Kota Tangsel akan terus ditingkatkan. Salah satunya melalui upaya sinkronisasi pengelolaan aset yang akan dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel. Mulai tahun ini dan tahun 2022, BPKAD akan melakukan sinkronisasi pengelolaan aset antar-organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal ini disampaikan Kepala BPKAD Kota Tangsel, Warman Syanudin. Ia mengatakan, terkait pengelolaan aset daerah bagaimana akan menjadi target utama mereka. “Bagaimana bisa tercipta sinergi antara OPD-OPD dengan pihak terkait,” ujarnya.

Ia menjelaskan, misalnya ada penyerahan aset lahan fasilitas sosial atau fasilitas umum dari pengembang ke dinas permukiman. Maka, data itu sejatinya bisa tercatat dan sinkron dengan BPKAD sebagai badan yang mengelola aset.

bpkad haji warnan

“Misalnya fasom-fasus pengembang, menyerahkan perkim, dibuatkan sertifikat ke BPKAD, kemudian dari situ diserahkan lagi ke dinas terkait. Misalnya masjid diserahkan ke bagian Kesra. Atau, fasilitas lapangan olah raga diserahkan ke Dispora,” katanya.

Tahun ini, kata dia, sinkronisasi itu sudah dimulai. Dan, tahun depan akan dioptimalkan dengan disinkronkan sama visi dan misi walikota dan wakil walikota terpilih.

“Selain itu juga kiat tetap fokus pada tugas dan fungsi BPKAD. Bagaimana Tangsel agar bisa terus akuntabel disiapkan penyununan Raperda dan Raperwal APBD juga terkait perubahannya untuk tahun 2022, juga menyusun Raperda dan Raperwal LPJ APBD, karena ini yang menjadi kosnentrasi kita. Karena terkait dengan hasil audit BPK Banten,” papar Warman.

Pada bagian lain, Walikota Benyamin Davnie mengapresiasi kinerja BPKAD Kota Tangsel serta Bappeda dan Setda. Menurutnya, BPKAD, Bappeda, BKPP dan Setda serta Inspektorat adalah ujung tombak pemerintah daerah dalam penataan daerah.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi seluruh OPD khsuusnya terkait keberhasilan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang sudah diperoleh 9 kali oleh Kota Tangsel. “Ini merupakan keberhasilan dari bagusnya koordinasi antar OPD,” katanya. (adv)

Berita Lainnya
Leave a comment