Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Bang Ben Ancam Cabut Izin Pedagang yang Langgar PPKM Darurat

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan mempertegas sanksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Tangsel Benyamin Davnie usai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (6/7/2021) malam.

“Nah mulai malam ini saya sudah tugaskan Kasatpol PP bersama dengan unit kerja yang lain, seperti Dinas Pariwisata untuk langsung turun ke lapangan malam hari ini dan langsung melakukan penindakan. Yang terberat penindakan adalah pencabutan izin usaha apabila terjadi pelanggaran,” ungkap Benyamin.

Penegasan sanksi yang akan dilakukan, menurut pria yang akrab disapa Bang Ben ini lantaran memasuki hari ketiga pembatasan darurat masih banyak ditemukannya pelanggaran.

Selain itu, pihaknya juga masih bergerak 50 persen dan sisanya masih merupakan upaya sosialisasi kepada masyarakat.

“Kesimpulannya adalah bahwa hari ini adalah, hari ketiga dari PPKM Darurat yang kemarin kami masih bergerak diantara 50 persen sosialisasi dan 50 persen penindakan,” katanya.

Melihat masih ditemukannya pelanggaran khususnya dilakukan oleh pelaku usaha makanan, Bang Ben juga akan menyita perabotan vital para pengusaha tersebut, jika didapati masih melayani makan di tempat (dine in).

Kemudian, kata dia, saat ini pihaknya bersama Forkopimda juga tengah mempersiapkan infrastruktur sanksi pidana, sesuai dengan Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15.

“Sesuai dengan Inmendagri nomor 15 itu diatur dalam pasal ke 10, yaitu ada beberapa undang undang yang disebutkan. Jadi kita akan mempersiapkan infrastruktur nya. Prinsipnya semuanya siap,”

“Prinsipnya pak Kajari siap menerjunkan jaksanya, kepala Pengadilan siap untuk menurunkan hakim-hakimnya, pak Kapolres juga siap untuk menurunkan penyidik-penyidiknya. Tinggal kita lihat nanti di lapangan akan seperti apa. Tapi itu step selanjutnya,” pungkasnya. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment