Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Waduh, Petugas Gabungan Galak Banget Sama Pedagang Kaki Lima

Petugas gabungan dari unsur TNI-Polri, Dishub dan Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan monitoring dan penegakan PPKM Darurat, Rabu (7/7)

Puluhan pedagang kaki lima nekat berjualan melewati batas waktu di Pasar Ciputat. Akibatnya, pedagang ditutup paksa, sekira pukul 20:30 WIB.

Salah satu pedagang, Irwan (32), mengaku tak tahu menahu akan adanya razia PPKM Darurat. Menurutnya, razia tersebut hanya sekedar kabar burung.

“Saya tidak tahu kalau ada razia, saya nekat saja karena untuk menutupi kebutuhan dapur. Saya pikir hanya kabar burung saja, enggak tahunya ada razia beneran, ya dipaksa untuk tutup,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangam Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan, pihaknya terus melakukan penertiban dan penindakan tegas dalam monitoring PPKM Darurat.

“Tidak ada toleransi, kita mengetahui ada pedagang nelat langsung kita tutup. Itu untuk kepentingan bersama agar tidak menimbilkan kerumunan massa,” jelasnya.

Pantauan wartawan, puluhan pedagang yang berada di bawah flyover Ciputat tampak mengemasi barang dagangannya usai petugas gabungan menutup paksa lantaran dianggap melanggar aturan dalam PPKM Darurat. (rls)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Lainnya
Leave a comment