Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Catat! Mau Nikah di Tangsel Bakal ada Wajib Tes HIV/Aids

Buat calon Pengantin yang hendak melepas masa lajang, wajib untuk menjaga kesehatan, terutama agar tak kena penyakit kelamin. Misal, dilarang keras ‘jajan’ sembarangan hingga baru berhubungan kalau sudah menikah saja. Kenapa bisa seperti itu? Ini terkait aturan pernikahan yang tentang digodok, seperti calon pengantin harus tes HIV/Aids.

Kepala Kemenag Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, pihaknya akan sangat mendukung aturan tersebut dan sudah direncanakan untuk melindungi calon pengantin dari penyakit.

“Itu sebetulnya sudah direncanakan dan kami mendukung, karena program itu dalam rangka perlindungan bagi para calon pengantin, agar tidak terjadi penyakit kelamin,” kata Rojak saat dikonfirmasi, kemarin.

Namun, yang menjadi permasalahan pada tes HIV/Aids bagi calon pengantin yakni cukup merogoh kocek dalam-dalam. Untuk itu, Kemenag meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menggratiskan tes HIV/Aids bagi calon pengantin.

“Cuma masalahnya tes HIV/Aids itu ternyata perlu biaya cukup besar, dan itu kita mintakan ke Pemerintah Kota Tangsel untuk digratiskan. Nah itu yang sedang dikaji dan di koordinasikan, jadi pada dasarnya Pemkot dan Kementerian Agama sudah sepakat setuju tentang tes HIV/Aids,” paparnya.

Selain biaya, yang perlu mendapat kajian lebih jauh adalah penanganan bagi calon pengantin jika dinyatakan positif HIV/Aids.

“Karena jumlah volume pasangan pernikahan di Tangsel sangat banyak. Kedua tindak lanjut kalau pasangan itu dinyatakan positif (HIV/Aids) nah penanganan kesehatannya seperti apa, itu juga perlu di diskusikan,” ungkapnya.

Rojak hanya mengimbau kepada calon pengantin agar hati-hati dalam pergaulan dan hingga seks bebas. “Tapi intinya mah welcome lah, kami menyambut baik, mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik untuk para calon pengantin agar betul-betul hati-hati dalam pergaulan,” ujarnya. (rls)

Berita Lainnya
Leave a comment