Untuk Kepentingan Umum

Prasarana Kali Jaletreng Resmi Dibuka, Ini Sederet Fasilitas yang Dapat Dinikmati Warga

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meresmikan Prasarana Kali Jaletreng, di Jalan Taman Widya, Setu, Tangsel. Prasarana tersebut memiliki segmen Insan Cindekia, Jum’at 1 April 2022.

 

Informasi yang dihimpun, pekerjaan pembangunan ini merupakan tanggungjawab dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Tangerang Selatan.

 

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan, pembangunan terhadap rencana infrastruktur untuk menunjang ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Pembangunan terhadap rencana infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan ini semata-mata bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi kebutuhan sosial maupun kebutuhan pariwisata,” jelas Benyamin Davnie.

 

Sementara, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Tangsel, Robbi Cahyadi menerangkan terkait pembangunan. Menurutnya,  pembangunan itu berupa penanganan sempadan kali dengan turap beton bertulang. 

 

Bangunan tersebut, lanjut Robbi, juga memiliki fasilitas yang sangat lengkap dan arsitektur yang sangat kekinian. Selain itu memiliki fasilitas yang mumpuni.

 

“Terdiri dari fasilitas jogging track, selasar, taman study, taman bermain, gazebo, pergola, mushola, toilet dan jembatan lintas. Panjang penanganan yang dikerjakan yaitu ± 306 M sisi kanan dan ± 312 M sisi kiri di mana waktu pelaksanaan dalam kontrak awal yaitu 180  hari kalender,” papar Robbi.

 

Selain Taman Jaletreng segmen Insan Cindekia yang diproyeksikan sebagai destinasi wisata Tangsel, bangunan lainnya yang juga akan diresmikan adalah Tandon Lengkong Karya, yang berada di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. 

 

“Tandon Lengkong Karya merupakan lahan tampungan air sementara yang berupa cekungan sebagai penyimpanan debit air sehingga puncak banjir dapat dikurangidalam hal ini, Pemda melakukan revitalisasi agar fungsi tandon sebagai kolam retensi dapat kembali berjalan dengan baik,” kata Robbi.

 

“Adanya Pekerjaan Pembangunan Tandon Lengkong Karya selain untuk meningkatkan daya tampung air, juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai ruang terbuka hijau dan ruang publik. Dengan demikian lahan yang ada akan menjadi lebih hidup,” jelasnya.

 

Robbi mengatakan, pekerjaan Tandon ini berlangsung selama 180 hari. Bangunan ini juga memiliki fasilitas yang sangat lengkap.

 

“Ada jogging track sepanjang 1.350 meter, pagar stainleess, pagar kawasan, gapura, ring deck, view deck, jembatan penghubung dan bangunan pendukung. Waktu pelaksanaan sesuai kontrak awal yaitu 180 hari kalender,” tandasnya. (Adv)

Berita Lainnya
Leave a comment