Untuk Kepentingan Umum

Dinsos Tangsel Segera Selaraskan Data Kemiskinan Dari Dua Kementerian

RESPUBLIKA.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel segera menyelaraskan data warga miskin di wilayahnya.

 

Pasalnya, saat ini sumber data warga miskin dirilis oleh dua Kementerian, yakni Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

 

Menurut Kemensos dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jumlah warga miskin di Tangsel untuk Keluarga sebanyak 133.000 dan individu sebanyak 384.000, terhitung per 20 November 2023.

 

Sedangkan, data warga miskin menurut Kemenko PMK dalam Desil 1 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sebanyak 58.000 jiwa.

 

“Kalau data dari Kemenko PMK itu ada sekitar 58 ribu warga miskin dengan kategori ekstrem. Kalau data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kita ada sekitar 384 ribu jiwa. Ini yang diselaraskan, agar menjadi data yang terintegrasi,” kata Kepala Dinsos Tangsel, Ervin Ardani, ditulis, Selasa (5/12/2023).

 

Data kemiskinan ekstrem, kata Ervin, masih bergerak dinamis, lantaran masih dalam proses  pendataan yang dilakukan oleh aparatur Kelurahan di 7 Kecamatan yang ada di Tangsel.

 

Selain itu, Ervin menuturkan, pihaknya juga masih menunggu koordinasi dari Badan Pengembangan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) sebagai penanggung jawab data kemiskinan ekstrem di tingkat kota.

 

“Kita masih tunggu koordinasi dari Badan Pengembangan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda). Jadi data orang miskin, nantinya betul-betul valid,” tutup Ervin. 

 

Sementara, Kepala Bappelitbangda Kota Tangsel Eki Herdiana masih belum bisa dikonfirmasi soal data kemiskinan ekstrem dari Kemenko PMK RI, meski awak media sudah berusaha menghubunginya.(Ari)

 

Berita Lainnya
Leave a comment