Untuk Kepentingan Umum

3 Orang Jadi Korban, Hotel All Nite & Day Alam Sutera Tak Memenuhi Standar Proteksi Kebakaran

RESPUBLIKA.ID – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan Hotel All Nite & Day Alam Sutera tak memenuhi standar proteksi kebakaran. 

 

Standar proteksi kebakaran yang belum dimiliki diantaranya adalah sprinkler atau alat yang dapat memadamkan api secara otomatis dan juga hidran alarm terpasang aktif, yang seharusnya disiapkan pada gedung lebih dari empat lantai. 

 

“Setelah kita cek memang tidak ada hidran,sprinkler, alarm. Harusnya kan standarisasi gedung itu empat lantai ke atas itu minimal harus ada hidran,” Kata Ahmad Dohiri, Selasa (11/06/24).

 

Ahmad mengaku, sejak tahun 2022 pihaknya telah beberapa kali memperingatkan pengelola hotel agar mematuhi standar proteksi kebakaran itu. 

 

Tetapi, pihak hotel tak kooperatif menerima ketentuan tersebut, dan mengaku bahwa hotel itu sedang direnovasi. 

 

“kita sudah mengirimi surat kepada hotel pada 2022. Tolong kita mau periksa nih sistem proteksinya. Tapi alasan pihak hotel dalam perbaikan, renovasi. 

Terus 2023 kirim surat lagi pada Januari, kita mau periksa sistem proteksinya sesuai standar atau tidak, tapi ditolak lagi. Dengan alasan masih renovasi,” ungkapnya. 

 

Kemudian, pada Juni 2023, Damkar Tangsel kembali mencoba memberikan saran terkait standarisasi proteksi kebakaran. 

 

Namun, pihak hotel juga tak menanggapi saran tersebut. 

 

“Jadinya kita tidak bisa masuk ke dalam memberikan rekomendasi,” pungkasnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, Hotel All Nite & Day Alam Sutera, Serpong Utara Kota Tangsel mengalami kebakaran, Sabtu 8 Juni 2024.

 

Penyebab kebakaran berasal dari korsleting panel listrik dan 3 orang meninggal dunia setelah sampai di rumah sakit, usai terjebak di dalam lift. 

 

Berita Lainnya
Leave a comment