Untuk Kepentingan Umum

Pihak Hotel All Nite & Day Akui Sedang Alih Fungsi Perizinan, Tapi Tetap Beroperasi

RESPUBLIKA.ID – Manajemen hotel All Nite & Day Alam Sutera mengaku sedang membenahi sejumlah perizinan. 

 

Sejumlah perizinan itu terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan juga izin usaha perhotelan. 

 

“Kita dalam tahap berbenah untuk izin, sebelum kejadian (kebakaran) kita juga sudah melakukan pengurusan alih fungsi dari IMB menjadi PBG,  sebenarnya memang harus dirubah, mau itu izin hotel juga harusnya dirubah,” kata Manajer All Nite & Day, Herlina, ditulis Selasa (2/7/2024). 

 

Selain membenahi administrasi perizinan, Herlina mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan pembenahan pada instalasi dan proteksi kebakaran yang ditargetkan rampung pada 2024 ini. 

 

“Dari segi instalasi segala macam dan proteksi kita juga lagi melakukan pembenahan projek, tapi proyek itu sendiri kan bukan kaya bangun gedung ya, kita butuh soft drawing hidran, bangunan letaknya, karena itu kan butuh persetujuan dengan pihak arsiteknya dan melibatkan banyak pihak dan itu memang sedang dalam proses,” tutup Herlina. 

 

Hotel All Nite & Day Alam Sutera ramai menjadi perbincangan usai terjadi peristiwa kebakaran yang memicu 3 korban jiwa pada Sabtu 8 Juni 2024. Kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. 

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Ahmad Dohiri menyatakan Hotel All Nite & Day tak memiliki standar proteksi kebakaran. 

 

Bahkan, kata Dohiri, perizinan bangunan hotel di wilayah Serpong Utara itu masih tak sesuai dengan peruntukannya. 

 

“Hotel Nite & Day, Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya kos-kosan. Mereka sudah datang ke Dinas  Bangunan. Sudah dapat saran, untuk urus penyesuaiannya ke PBG sama urus Surat Laik Fungsi,”ucapnya.

 

Setelah insiden kebakaran Pantauan Respublika.id saat bertemu Manajemen Hotel, Jumat, 28 Juni 2024, hotel itu pun masih tetap beroperasi. Padahal pihak hotel masih melakukan alih fungsi perizinan dan sejumlah pembenahan. 

 

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Selatan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Bangunan Gedung, Hotel tersebut harus dilakukan inspeksi dan penertiban oleh Pemerintah Daerah karena adanya indikasi bangunan gedung berubah fungsi. 

 

Pemilik atau pengguna hotel itu pun dapat dikenakan sanksi, berupa teguran, sanksi administrasi hingga penutupan tetap jika pemanfaatan gedung tak sesuai dengan PBG.(Ari) 

 

 

Berita Lainnya
Leave a comment