RESPUBLIKA.ID – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel mulai mempersiapkan perbaikan di sejumlah ruas jalan kewenangan Pemerintah Kota.
Persiapan itu dilakukan setelah sebelumnya wilayah Tangsel dilanda curah hujan tinggi secara terus-menerus yang berdampak pada kondisi infrastruktur jalan.
Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Kota Tangsel Ahmad Fatulloh mengatakan, intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung tanpa jeda dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kerusakan jalan.
Kerusakan itu terjadi pada jalan yang dikelola pemerintah daerah maupun jalan yang masih berada dalam tanggung jawab pengembang.
“Curah hujan yang sangat tinggi dan terjadi terus-menerus mengakibatkan struktur perkerasan jalan mengalami penurunan kualitas. Air yang masuk ke lapisan pondasi melemahkan daya dukung, sehingga muncul lubang, retak, dan amblas di beberapa titik,” kata Ahmad, Selasa 27 Januari 2026.
Secara teknis, Ahmad menegaskan bahwa pekerjaan perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara optimal ketika kondisi permukaan jalan masih basah atau tergenang air.
Oleh sebab itu, pihaknya baru mulai memperbaiki jalan saat cuaca mulai kondusif agar hasil perbaikan lebih berkualitas dan tahan lama.
“Dalam pekerjaan perkerasan membutuhkan kondisi kering dan stabil. Sebab, jika dilakukan saat basah, ikatan material tidak maksimal, kepadatan tidak tercapai, dan umur layanan jalan menjadi sangat pendek,” ucapnya.
Kendati begitu, Ahmad mengaku
SDABMBK tidak tinggal diam. Kata dia, para Petugas lapangan tetap melakukan langkah pengamanan sementara untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
“Kami melakukan pemasangan marking dan penanda pada titik-titik jalan yang rusak. Prioritas kami adalah lubang dengan dimensi besar dan ruas jalan yang memiliki lalu lintas padat,” kata Ahmad.
Kemudian, Ahmad juga mengimbau masyarakat, terutama pengguna roda dua agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, menyesuaikan kecepatan, dan lebih waspada, khususnya di ruas jalan yang sedang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem,” tambahnya.
Untuk ruas jalan yang masih dalam masa pemeliharaan, SDABMBK telah menginstruksikan kontraktor pelaksana agar segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan kontrak.
Sedangkan, untuk jalan nasional dan jalan provinsi Banten yang berada di luar kewenangan Pemkot Tangsel, SDABMBK terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait, disertai pemasangan marking sebagai langkah antisipasi keselamatan.
“Untuk jalan yang masih dalam pemeliharaan kontraktor kami minta segera diperbaiki. Ini adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan,” tegasnya.
SDABMBK berharap kondisi cuaca ke depan semakin membaik sehingga program pemeliharaan dan perbaikan jalan dapat berjalan lancar sesuai rencana.





