Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Gegara Cekcok, Satpam Pabrik di Tangsel Aniaya Rekan Kerja Hingga Tewas

Gegara Cekcok, Satpam Pabrik di Tangsel Aniaya Rekan Kerja Hingga Tewas

img 20240830 174149
Gegara Cekcok, Satpam Pabrik di Tangsel Aniaya Rekan Kerja Hingga Tewas

RESPUBLIKA.ID – Seorang Satpam Pabrik di Kota Tangsel menganiaya rekan kerjanya di Jalan Raya M Toha, Pondok Cabe, Pamulang, di Jalan Kemiri, Pondok Cabe, Pamulang, Jumat 30 Agustus 2024.

 

Perkelahian itu terjadi dijalan raya sekira pukul 07.30 WIB, dan terekam kamera lalu diunggah di media sosial. Pada video yang beredar nampak pelaku menggunakan senjata tajam. Peristiwa itupun mengganggu arus kendaraan yang melintas. 

 

Kemudian, korban penganiayaan juga terlihat terkapar bersimbah darah di trotoar jalan. 

Bekali Pelaku UMKM Strategi Digital Dosen Ilkom Unpam Beberkan Triknya

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berinisial D(50) dan pelaku A(47) merupakan petugas keamanan di salah satu Pabrik yang berada di Jalan Kemiri, Pondok Cabe. 

 

“Itu yang ribut sesama satpam, memang satu pabrik. Saya karyawan dan mereka Satpam,” Kata DS karyawan pabrik yang mengenal kedua orang yang berselisih itu. 

 

Unpam Bekali Remaja Masjid Penguatan Kapasitas dan Komunikasi Organisasi di Era Digital

Perkelahian itu, DS menuturkan, dipicu dari cekcok yang sebelumnya terjadi di pabrik. Tetapi, dirinya tidak mengetahui secara pasti apa penyebab keributan antara korban dan pelaku. 

 

“Pemicunya biasa masalah kerjaan, sempet cekcok kemarin, tapi masalah jelasnya kurang paham saya,” tuturnya. 

 

Usai menganiaya rekan kerjanya, pelaku sempat mencoba kabur namun dikejar dan berhasil diamankan warga. 

Tembus 9,07 Triliun, Pemkot Tangsel Bakal Genjot Investasi via Health Tourism

 

Sedangkan, korban dikatakan telah meninggal dunia dalam penanganan di rumah sakit.

 

“Kabarnya korban meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit, saya dapat kabar dari pihak pabrik,” tutupnya. 

 

Sementara, pihak Kepolisian dari Polsek Pamulang belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu.(Ari) 

Loading...
×
×