RESPUBLIKA.ID – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel Hamka Handaru membantah adanya komunikasi kurang baik yang menjadi alasan pengunduran diri 4 orang Wakilnya dari struktur kepengurusan.
Hamka mengaku, selama dirinya menjabat sebagai pucuk pimpinan di induk Cabang Olahraga (Cabor) tersebut, telah melakukan komunikasi sesuai dengan aturan.
Bahkan, kata dia, para Wakil Ketua yang mengundurkan diri itu terbilang kurang aktif atau jarang mengikuti kegiatan yang diadakan.
“Kalau dibilang komunikasi kurang baik, nah kalau bahasa komunikasi di organisasi kan lewati surat. Kita sudah undang dan ini saya punya bukti-buktinya bahwa mereka sering tidak hadir,” kata Hamka, Kamis (5/9/2025).
Kemudian, Hamka juga menolak anggapan ada program dadakan tanpa melibatkan pengurus lainnya. Sebab kata dia, seluruh kegiatan sudah dirancang sejak awal tahun.
“Semua program dibahas dalam forum resmi, bukan mendadak. Jadi alasan tidak dilibatkan jelas tidak benar,” tegasnya.
Diketahui, pengunduran diri empat orang Wakil Ketua itu terjadi saat KONI Kota Tangsel tengah mempersiapkan segala kebutuhan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Dimana, pada akhir 2026 nanti Kota Tangsel akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga tersebut.
Gejolak yang terjadi di dalam KONI, Hamka menuturkan, sebagai bagian dari dinamika dalam organisasi.
Sehingga, menurut Hamka, gejolak yang terjadi tidak menyurutkan langkah untuk terus menjalankan tugas organisasinya sebagai induk Cabor.
“Bagi kami, ini hal biasa dalam organisasi. Yang terpenting, roda KONI tidak boleh terhenti. Kita harus berlari. Porprov sudah di depan mata, Tangsel sebagai tuan rumah harus tampil maksimal,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, 4 orang Wakil Ketua KONI Kota Tangsel mengajukan pengunduran diri Pengunduran diri itu diumumkan secara serentak, Rabu 3 September 2025 di wilayah Ciater, Serpong.
Bukan lantaran ujug-ujug, hengkangnya para Wakil Ketua itu karena adanya gejolak dalam pengurusan yang dipicu oleh komunikasi yang kurang baik sesama internal.(Ari)





