Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Panen Raya, Benyamin Sebut Lahan Poktan Ala Tokeh di Pondok Aren Bisa Jadi Edufarm

Panen Raya, Benyamin Sebut Lahan Poktan Ala Tokeh di Pondok Aren Bisa Jadi Edufarm

img 20231104 131710
Diskusi Pertanian usai Panen Raya di Lahan Pertanian Ala Tokeh Bang Kimpo, Pondok Aren Tangsel

RESPUBLIKA.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melakukan panen raya di lahan pertanian, wilayah Pondok Aren, Sabtu (4/11/2023).

 

Lahan pertanian yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Ala Tokeh yang dinahkodai Suhanda Johan atau akrab disapa Bang Kimpo itu sukses menggarap tanaman seperti cabai, bawang merah, jagung pulut dan juga aneka jenis ikan.

 

“Hari ini saya mengikuti panen raya di kebun bang Kimpo atau ala Tokeh nyebutnya.

Ramadan 2026, SMSI Tangsel Bagi-bagi Takjil ke Pengguna Jalan

Panen raya jagung pulut yang ke depan ingin dijadikan produk unggulan Tangsel dan bawang merah, cabe dan ikan. Jadi disini holtikulturnya lengkap,” kata Benyamin di lokasi.

 

Benyamin menuturkan, Pemerintah Kota melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), akan mengajak Bang Kimpo dan Kelompok Tani Ala Tokeh untuk mengembangkan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT).

 

“Akan ada peningkatan koordinasi Bang Kimpo dengan Dinas Pertanian. Bagaimana Dinas melalui penyuluhnya bisa mendominasi sektor pertanian di Tangsel,” tuturnya.

Ramadan 2026, Pegiat Keagamaan di Tangsel Dapat Insentif 500 Ribu

 

Menurut Benyamin, upaya Bang Kimpo yang memaksimalkan lahan pertanian telah lama dilakukan dengan ketulusan dan kerja keras.

 

Meski dengan lahan yang minim, dia berharap, lahan pertanian yang dikelola Poktan Ala Tokeh dapat dijadikan lokasi edukasi pertanian (Edufarm) bagi warga yang ingin belajar pertanian.

 

Tangsel Bidik Perubahan Perilaku Warga, Strategi Hulu Jadi Kunci Atasi Sampah

“Saya harap ini jadi lahan edukasi meskipun tak luas, tapi ini bisa jadi edufarm nantinya,” tutup Benyamin.

 

Di lokasi yang sama, Bang Kimpo mengaku akan menata ulang KPT, jika ia mendapatkan mandat dan kepercayaan dari Pemkot Tangsel. 

 

Sebab, menurutnya saat ini kondisi KPT sangat mirip, dan tidak bisa dijadikan tempat percontohan pertanian.

 

“Memang saya sempat ke KPT dan miris. KPT yang tujuannya untuk sarana percontohan pertanian dan edukasi, kok seperti itu. Kalau lahan percontohannya seperti itu, apa yang mau dicontoh?” Katanya.

 

“Kalau kolaborasi, saya akan tata ulang penggemburan tanah. Jadi kan itu lahan percontohan harus maksimal,” tandasnya.(Ari)

Loading...
×
×