Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Pemkot Tangsel Matangkan Digitalisasi Pelayanan Publik, Seluruh Aplikasi Bakal Terintegrasi

Pemkot Tangsel Matangkan Digitalisasi Pelayanan Publik, Seluruh Aplikasi Bakal Terintegrasi

img 20251217 202357
Pemkot Tangsel Matangkan Digitalisasi Pelayanan Publik, Seluruh Aplikasi Bakal Terintegrasi Foto : High Level Meeting Sinergi dan Kerja sama TP2DD Kota Tangsel

RESPUBLIKA.ID – Pemerintah Kota Tangsel terus mematangkan pelayanan publik berbasis digital.

Upaya itu menjadi pembahasan dalam high level meeting oleh Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bersama perangkat daerah serta lembaga lainnya, di wilayah Serpong, Rabu 17 Desember 2025.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan digitalisasi pelayanan publik sebagaimana diterapkan oleh Pemerintah Pusat.

Meski Tangsel telah mendapat penghargaan, tapi menurutnya, pelayanan berbasis digital di wilayahnya tetap harus ditingkatkan kembali agar mempermudah dan juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sudah punya TP2DD dan juga suda mendapat penghargaan, nah tapi masih harus kita tingkatkan lagi. Nanti indikatornya bukan penghargaan TP2DD, tapi misalnya PAD meningkat, respon dari pelayanan KTP misalnya itu juga makin cepat dan seterusnya seperti itu,” kata Benyamin.

Bekali Pelaku UMKM Strategi Digital Dosen Ilkom Unpam Beberkan Triknya

Saat ini, Benyamin menuturkan, Pemkot Tangsel telah memiliki pelayanan publik berbasis digital yang telah berjalan.

Nantinya, kata dia, seluruh pelayanan berbasis digital tersebut akan diintegrasikan menjadi satu aplikasi yang dapat melayani semua kebutuhan masyarakat.

“Kita juga sudah menggunakan sistem informasi, ada 3O malah. Online, Offline dengan Ojol misalnya seperti itu. Kemudian misalnya pelayanan perizinan kita sudah menggunakan Simponie. Nah, semua itu nanti diintegrasikan dalam satu ruang besar pelayanan digital Tangerang Selatan seperti itu,” ungkapnya.

Untuk memastikan pelayanan berbasis digital itu dimanfaatkan oleh masyarakat, Benyamin akan mengerahkan perangkat daerah untuk mensosialisasikan program-program yang dibangunnya itu.

“Nah itu dia salah satu tugas kita nanti khususnya misalnya leading sector-nya ini kan Kominfo dengan Bapenda itu memberikan edukasi kepada masyarakat. Jadi nanti masyarakat sebetulnya nggak usah repot-repot bayar PBB misalnya, pengen tahu besaran pokok pajaknya berapa, ya tinggal buka di aplikasinya. Tapi dia sudah tahu atau punya aplikasinya belum?. Nah ini perlu sosialisasi dan perluasan pengguna digital itu sendiri,” pungkasnya.

Unpam Bekali Remaja Masjid Penguatan Kapasitas dan Komunikasi Organisasi di Era Digital

Loading...
×
×