Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Awal 2026, Siaga Banjir hingga Waspada Super Flu

Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Awal 2026, Siaga Banjir hingga Waspada Super Flu

whatsapp image 2026 02 24 at 10.44.30

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel) langsung tancap gas di awal 2026. Mulai dari penanganan warga terdampak banjir di tujuh titik, kewaspadaan terhadap potensi “Super Flu”, hingga penguatan layanan publik dan penurunan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), seluruhnya menjadi prioritas utama.

Tim Medis Turun ke Titik Banjir
Per 24 Januari 2026, Dinkes menerjunkan tim kesehatan ke sejumlah wilayah terdampak banjir seperti Pondok Aren, Ciputat, dan Rempoa. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyakit pasca-banjir yang kerap muncul, seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga penyakit kulit.

Selain memberikan pengobatan, tim medis juga melakukan edukasi kepada warga terkait pola hidup bersih dan sehat, serta distribusi kebutuhan kesehatan dasar di lokasi terdampak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar, menegaskan bahwa respons cepat menjadi kunci mencegah lonjakan penyakit.

“Kami tidak menunggu laporan kasus meningkat. Begitu banjir terjadi, tim langsung kami turunkan untuk memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan dan edukasi. Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan saat kasus sudah melonjak,” ujar Dr. Allin.

Gegara Tegur Preman Peras Pedagang, Pemuda di Tangsel Kena Tikam

Waspada Super Flu, Puskesmas Serpong 1 Disiapkan
Meski hingga Februari 2026 belum ditemukan kasus, Dinkes tetap mengimbau kewaspadaan terhadap Influenza A (H3N2) atau yang kerap disebut “Super Flu”. Untuk mengantisipasi penyebaran, Puskesmas Serpong 1 ditunjuk sebagai layanan pemantauan dan penanganan Influenza Like Illness (ILI).

Dr. Allin menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan global dan nasional terkait penyebaran virus tersebut.

“Kami sudah menyiapkan sistem surveilans di fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Serpong 1 sebagai layanan ILI. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan segera memeriksakan diri bila mengalami gejala,” jelasnya.

Pemeriksaan Gratis dan Penguatan Pelayanan Publik
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, Dinkes menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan pelayanan publik, sekaligus mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular.

Pertemuan penguatan pelayanan juga digelar di Puskesmas Ciater guna memastikan layanan kepada masyarakat berjalan lebih prima, cepat, dan responsif.

Ikut Uji Publik Raperda RTRW, PWI Tangsel Soroti Soal Jaringan Drainase

Menurut Dr. Allin, transformasi layanan kesehatan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga komitmen petugas dalam memberikan pelayanan yang humanis.

“Kami ingin memastikan masyarakat Tangsel mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional. Evaluasi rutin kami lakukan agar kualitas layanan terus meningkat,” katanya.

Studi Tiru Penanggulangan TBC
Keberhasilan program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Tangsel turut menarik perhatian daerah lain. Pada 12 Februari 2026, Dinkes menerima kunjungan studi tiru dari Dinas Kesehatan Kota Batam untuk mempelajari strategi penanganan TBC yang telah diterapkan.

“Penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan konsistensi. Kami berbagi praktik baik agar upaya eliminasi TBC bisa lebih cepat tercapai, tidak hanya di Tangsel tetapi juga di daerah lain,” tambah Dr. Allin.

Genjot PSN 3M Plus Tekan DBD
Menghadapi musim penghujan, Dinkes juga mengintensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus—menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya. Gerakan ini digencarkan untuk menekan angka kasus DBD yang rawan meningkat saat curah hujan tinggi.

Motor Pemilik Warteg di Setu Tangsel Raib Digondol Maling

PSC 119 Siaga 24 Jam
Untuk layanan kegawatdaruratan medis, masyarakat dapat menghubungi PSC 119 Tangsel melalui nomor 119 atau WhatsApp 0813-2065-6119. Layanan ini disiapkan untuk merespons cepat kondisi darurat medis di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Dengan berbagai langkah proaktif tersebut, Dinkes Tangsel menegaskan komitmennya menjaga kesehatan masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem dan potensi penyakit menular di awal tahun 2026. (adv)

Loading...
×
×