Memasuki hari keempat Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang Selatan mengalami kenaikan.
Komoditas seperti cabai, bawang, telur, ayam, hingga gula pasir terpantau merangkak naik dibandingkan sebelum puasa.
Kenaikan harga sudah terasa sejak sekitar 10 hari menjelang Ramadan. Pedagang di Pasar Ciputat menyebut kondisi ini merupakan pola tahunan.
Cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp100–120 ribu per kilogram, bawang merah Rp50 ribu per kilogram, sementara harga telur dan ayam juga mengalami kenaikan.
Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Benyamin Davnie memastikan pemerintah daerah bergerak cepat melakukan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan stok pangan.
“Pasar akan kita jaga stok pangannya agar tidak ada gejolak. Saya berharap masyarakat dapat menahan diri sesuai dengan makna puasa untuk tidak konsumsi berlebihan,” katanya, kemarin.
Ia menegaskan pasar akan terus dipantau agar tidak terjadi lonjakan berlebihan.
Menurutnya, kenaikan pada daging sapi dan ayam dipicu tingginya permintaan menjelang Ramadan.
“Kemarin memang ada kenaikan pada daging sapi, ayam, karena ini paling banyak dikonsumsi, kalau sembako lain relatif aman,” jelasnya.
Namun dia memyebut, untuk sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi relatif aman dan terkendali.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangsel akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada pertengahan Ramadan.
“Kita akan sidak kontrol harganya pertengahan puasa,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bazar murah yang rencananya digelar di satu atau beberapa titik kecamatan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. (rls)

