Kota Tangerang
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangerang / Pencemaran Air Akibat Kebakaran Gudang Kimia di Taman Tekno BSD Sampai Kota Tangerang

Pencemaran Air Akibat Kebakaran Gudang Kimia di Taman Tekno BSD Sampai Kota Tangerang

img 20260210 152106
Pencemaran Air Akibat Kebakaran Gudang Kimia di Taman Tekno BSD Sampai Kota Tangerang Foto: DLH Kota Tangerang Saat Ambil sampel Air Sungai Cisadane

RESPUBLIKA.ID – Pencemaran air akibat kebakaran gudang kimia di kawasan Taman Tekno, BSD, Kota Tangsel meluas hingga Kota Tangerang.

Meluasnya pencemaran itu dikarenakan aliran air Kali Jaletreng yang menjadi muara saluran air kawasan pergudangan Taman Tekno juga mengalir ke Sungai Cisadane, di wilayah Cilenggang, Serpong.

Akibatnya ribuan ikan di sepanjang aliran Sungai Cisadane ditemukan mati dan mengambang.

Menyikapi adanya pencemaran itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang juga langsung mengambil sampel air Sungai Cisadane di sejumlah titik terindikasi tercemar limbah kimia.

Sampel air itu diambil untuk diuji laboratorium agar diketahui tingkat pencemaran yang terjadi.

Pemkot Tangsel Ngaku Kesulitan Periksa Data Laik Fungsi Gedung di Taman Tekno BSD

“Pagi ini kami mengambil sampel air di beberapa titik yang menjadi indikasi pencemaran, berdasarkan informasi yang kami terima dari wilayah Tangsel,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Kota Tangerang, Hendri P Syahputra, Selasa (10/2/2026).

Uji laboratorium itu, kata Hendri, dilakukan untuk mengetahui sumber pencemaran serta parameter apa yang melebihi baku mutu kualitas air. Kemudian, sampel air akan dibawa ke laboratorium terakreditasi.

“Untuk hasil uji fisika dan kimia air kemungkinan satu hingga dua hari sudah bisa keluar. Namun untuk uji kandungan pestisida, waktunya bisa lebih lama karena perlu pemeriksaan khusus,” ungkapnya.

Selama proses pengujian berlangsung, masyarakat diimbau untuk tidak mengkonsumsi ikan yang mati di Sungai Cisadane demi menghindari risiko kesehatan.

Hendri menuturkan, selain berdampak pada ekosistem sungai, pencemaran Sungai Cisadane juga berpotensi memengaruhi distribusi air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

HPN 2026 Banten, Andra Soni Dapat Penghargaan PWI Award

Sebab, Sungai yang melintasi wilayah Tangerang Raya tersebut menjadi salah satu sumber bahan baku air bersih.

“Kami mengimbau warga jangan konsumsi ikan dari Cisadane dulu, sampai hasil uji laboratorium keluar,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran gudang bahan kimia di Taman Tekno, BSD, Senin 9 Februari 2026 memicu pencemaran Kali Jaletreng, Kota Tangsel.

Air bekas pemadaman gudang yang bercampur bahan kimia pestisida itu diketahui mengalir ke aliran Kali, sehingga menyebabkan perubahan warna air menjadi memutih dan mengeluarkan bau menyengat serta banyak ikan-ikan yang mati.

Sumber pencemaran itu diketahui setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel melakukan pemeriksaan.

Damkar Tangsel Manfaatkan Pasir Padamkan Api Kebakaran Gudang Bahan Kimia

 

Loading...
×
×