Banten
Beranda / Banten / Pengurus GMNI Banten 2026 Dilantik, Tegaskan Pancasila Harus Dibumikan sebagai Ideologi Pembebasan Rakyat

Pengurus GMNI Banten 2026 Dilantik, Tegaskan Pancasila Harus Dibumikan sebagai Ideologi Pembebasan Rakyat

img 20260214 155259
Pengurus GMNI Banten 2026 Dilantik, Tegaskan Pancasila Harus Dibumikan sebagai Ideologi Pembebasan Rakyat

RESPUBLIKA.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Provinsi Banten periode 2026–2028 resmi dilantik, Jumat 13 Februari 2026.

Pelantikan pengurus itu dilakukan oleh Ketua Umum GMNI Risyad Fahlefi, sekaligus kegiatan konsolidasi ideologi bertema ‘Membumikan Pancasila di Tanah Banten’.

Ketua DPD GMNI Banten 2026-2028 Zein Nasution dalam pidato politiknya menegaskan, bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai hafalan normatif, melainkan harus dihidupkan dalam praksis sosial, ekonomi, dan politik rakyat.

Sebab menurutnya, tantangan generasi hari ini bukan lagi mendefinisikan Pancasila, tetapi memastikan nilai-nilainya hadir nyata di tengah kehidupan masyarakat.

“Pancasila lahir dari penderitaan rakyat, dari perlawanan terhadap kolonialisme, feodalisme, dan ketimpangan sosial. Karena itu, Pancasila harus dibumikan sebagai ideologi pembebasan rakyat,” tegas Zein

Pemkot Tangsel Ngaku Kesulitan Periksa Data Laik Fungsi Gedung di Taman Tekno BSD

Zein menyebut bahwa Banten bukan sekadar wilayah administratif, melainkan ruang sejarah, ruang budaya, dan ruang perlawanan rakyat.

Hal itu dapat dilihat dari perjuangan Kesultanan Banten yang melawan kolonialisme, peran jawara dalam menjaga martabat rakyat, masyarakat Baduy yang menjaga alam dan tradisi, hingga buruh dan nelayan yang menjadi denyut ekonomi daerah. Seluruhnya merupakan refleksi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata.

Oleh sebab itu, Zein Nasution menyerukan tugas sejarah generasi muda untuk mengaktualisasikan Pancasila sebagai ideologi pembebasan dengan memastikan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Tidak boleh ada lagi petani tanpa tanah, buruh tanpa keadilan, nelayan tanpa perlindungan, dan desa tanpa masa depan. Keadilan sosial bukan hadiah dari elite, tetapi hak rakyat yang harus diperjuangkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Zein Nasution menegaskan bahwa GMNI Banten akan mengambil peran sebagai mitra kritis dan strategis bagi Pemerintah Provinsi Banten, dengan tetap menjaga independensi gerakan mahasiswa.

Pencemaran Air Akibat Kebakaran Gudang Kimia di Taman Tekno BSD Sampai Kota Tangerang

“GMNI juga siap berkolaborasi dalam pembangunan daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat dan nilai-nilai Pancasila,”tuturnya.

Melalui momentum pelantikan ini, DPD GMNI Banten menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi ideologis kader, memperluas peran mahasiswa dalam ruang sosial-politik, serta mendorong aktualisasi Pancasila sebagai pedoman perjuangan demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Diketahui, acara pelantikan pengurus DPD GMNI Banten periode 2026-2028 turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, Anggota DPR RI Komisi I Sarifah Ainun Jariyah, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Banten Muhammad Ali Hanafiah, Perwakilan PA GMNI Banten M. Natsir, serta para alumni GMNI yang saat ini bertugas di KPU dan Bawaslu se-Provinsi Banten. Hadir pula Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, Kepala Dinas Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah, Kepala Dinas Dispora Provinsi Banten Akhmad Syaukani, perwakilan Polda Banten, serta Ketua KONI Kota Tangerang Selatan Mahludin, bersama unsur pemerintah daerah, akademisi serta kader GMNI se-Provinsi Banten.

Loading...
×
×