Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Pria di Tangsel Jadi Korban Pembacokan Gerombolan Bermotor

Pria di Tangsel Jadi Korban Pembacokan Gerombolan Bermotor

img 20241008 192426
Pria di Tangsel Jadi Korban Pembacokan Gerombolan Bermotor. Foto dokumen net

RESPUBLIKA.ID – Seorang pria di Kota Tangsel berinisial APS menjadi korban pembacokan gerombolan pemotor.

 

Peristiwa itu terjadi di jalan Pondok Jagung No. 79, Rt. 005/005 Serpong Utara, Minggu 6 Oktober 2024, saat korban bersama rekanya duduk di area masjid wilayah itu.

 

Kemudian,  pelaku yang berjumlah puluhan motor menabrakan kendaraannya ke arah korban lalu tiba-tiba menyerang dengan celurit.

Ramadan 2026, SMSI Tangsel Bagi-bagi Takjil ke Pengguna Jalan

 

“Rombongan pelaku lewat dengan sepeda motor sebanyak 30 unit lewat, kemudian diantara rombongan tersebut salah satu pelaku menabrakan sepeda motornya ke arah korban, dan pelaku turun langsung menyabet korban dengan celurit,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, ditulis Selasa (8/10/2024).

 

Mengalami kejadian itu, korban dan rekannya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran gerombolan bermotor itu.

 

Ramadan 2026, Pegiat Keagamaan di Tangsel Dapat Insentif 500 Ribu

Namun nahas, para pelaku langsung menyabetkan celuritnya ke arah korban, hingga mengalami luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

 

“Saksi lari ke arah gang kampung menyelamatkan diri dan pelaku berusaha mengejarnya, namun tidak berhasil. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok di sekujur badan, dan membuat laporan visum,” ucapnya.

 

Kasus pengeroyokan itu kini ditangani Polsek setempat. Kanitreskrim Polsek Serpong, Iptu Fathurroji mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi yang ada di lokasi, untuk mengidentifikasi para pelaku.

Benyamin Salurkan Rp405 Juta untuk Imam dan Marbot Tangsel

 

“Pelaku dalam proses identifikasi dan kami tengah mengejarnya,” ungkap Fathurroji.

 

Sementara, kondisi korban saat ini telah membaik dan dalam pantauan pihak Kepolisian.

 

“Korban sudah stabil saat ini dan dapat diajak komunikasi, kami terus pantau kondisi korban tersebut,” pungkasnya.

Loading...
×
×