Peresmian gedung pendidikan Ibnu Abbas BSD di Serpong menjadi pengingat bahwa membangun sekolah bukan hanya soal infrastruktur.
Di tengah era disrupsi yang serba cepat, pendidikan dituntut melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga beradab dan berkarakter kuat.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seimbang dengan pembentukan akhlak.
“Peresmian gedung ini merupakan wujud nyata giat bersama dalam mempercepat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di Kota Tangerang Selatan,” katanya, kemarin.
Menurutnya, sekolah memegang peran penting dalam membentuk pribadi siswa agar siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai moral.
Ia juga menyinggung kasus pelecehan terhadap murid sekolah dasar yang sempat terjadi di Tangsel. Peristiwa itu menjadi evaluasi bersama bahwa pembinaan tidak hanya untuk murid, tetapi juga untuk tenaga pendidik.
“Selain membina murid, guru juga perlu bimbingan dan pengawasan yang intensif. Pendidikan adab, perilaku, dan nilai agama harus terus diperkuat untuk mengimbangi pendidikan intelektual anak-anak kita,” jelasnya.
Dia menambahkan jika guru perlu pendampingan dan pengawasan berkelanjutan agar integritas dan kualitasnya tetap terjaga.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa negara memiliki tanggung jawab memastikan setiap warga mendapat pendidikan yang bermutu.
Pendidikan, menurutnya, tidak boleh sekadar tersedia, tetapi juga harus berkualitas. Tantangan terbesar saat ini masih pada angka putus sekolah yang cukup tinggi, terutama saat transisi dari SMP ke SMA.
Karena itu, peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan jalur formal. Pendidikan nonformal dan informal juga perlu diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang terjangkau.
Pada akhirnya, pembangunan pendidikan bukan hanya tentang gedung baru atau fasilitas megah, tetapi tentang bagaimana membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. (rls)

