Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Survei Azizah Jeblog, AHY: Biasa dalam Konstestasi

Survei Indikator Politik menyebut paslon nomor dua Siti Nur Azizah – Ruhamaben paling rendah dibanding dua calon lainnya di Pilkada Kota Tangsel. Survei dilakukan pada 28 Oktober hingga 3 November 2020 dengan 820 responden yang memiliki hak pilih.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, dalam kontestasi politik juga berarti perang survei.  Makanya hal biasa jika ada survei yang rendah maupun tinggi.

Kalau dapat angka rendah, jadikanlah nilai terendah survei semangat untuk tetap terus berikhtiar dalam pemenangan calon yang diusung partainya.

“Walaupun kita tahu bahwa perang politik juga berarti perang survei. Ada yang mengatakan si A atau B lebih tinggi. Anggap saja kita tidak lebih tinggi dari calon lainnya, agar kita semangat untuk tidak puas dan terus berikhtiar,” kata AHY saat menghadiri Gathering Partai Demokrat di Kota Tangsel, Rabu (18/11/2020).

Sebelum hari pencoblosan berlangsung, AHY mengungkapkan, tidak ada bisa mengklaim menang atau kalah.

Dihadapan kader partainya, AHY meminta pada tiga minggu terakhir pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel untuk memaksimalkan  dalam pemenangan Paslon yang diusungnya, yakni Siti Nur Azizah dan Ruhamaben.

“Sebelum 9 Desember tidak ada yang bisa mengatakan kita menang atau kalah, yang ada kita berikhtiar untuk bisa menang. Jangan sampai apa yang telah dilakukan dalam tiga bulan kebelakang tidak terbayar manis,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Iti Octavia Jayabaya.

Dia menuturkan, agar hasil survei yang rendah dijadikan penyemangat dan menambah kekompakan dalam pemenangan Paslon yang diusungnya.

“Kalau saya, hasil survei rendah ini menjadikan kita solid dan semangat dalam tiga minggu terakhir ini untuk tetap meyakinkan masyarakat, agar pada 9 Desember memilih Paslon yang kita usung,” tandasnya. (ari)

Berita Lainnya
Leave a comment