Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Tekan Pengangguran, Prioritaskan Program Padat Karya

Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan resmi menjabat sejak Senin (26/04/21).

 

Masalah Covid 19 menjadi program sekala super prioritas dan masuk kedalam rencana kerja 100 hari pertama pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

 

Walikota Benyamin Davnie mengatakan, alasan kedua pasangan tersebut menjadikan program penanganan covid 19 berskala super prioritas di Tangsel karena adanya amanat dari Gubernur Banten Wahidin Halim.

 

“Kami akan konsolidasi ke dalam bersama Kepala OPD memperkenalkan program yang dimiliki,” ucapnya.

 

Selain itu, masalah pendidikan, kesehatan dan infrastruktur juga masuk kedalam program super prioritas kedua pasangan tersebut. Terlebih, saat ini telah memasuki tahap triwulan kedua penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021.

 

“Saya akan memonitor pelaksanaannya,” tambahnya.

 

Di sektor pendidikan, mantan Camat Ciledug ini mengaku akan lebih fokus pada tahap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan proses pembelajaran tatap muka.

Di sektor kesehatan, pihaknya mengaku akan meningkatkan pelayanan kesehatan agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Khusus sektor infrastruktur, pria yang akrab disapa Bang Ben ini akan menerapkan sistem padat karya. Dimana, para tenaga kerja yang sebelumnya telah kehilangan pekerjaan akibat dampak Covid 19 akan diberdayakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk memperbak kegiatan padat karya di daerah.

 

Dia juga meyakinkan bahwa program kerja yang akan dijalankan dalam melanjutkan program kerja yang dijalankan oleh Wali Kota sebelumnya, Airin Rachmi Diany.

 

“Saya akan melanjutkan pembangunannya Ibu Airin, visi dan misi saya demikian,” ungkap dia.

 

Dilanjutkannya, pada masa awal kepemimpinannya, Benyamin akan memfokuskan diri pada pengamanan pelarangan mudik yang ditetapkan pemerintah di masa libur lebaran tahun 2021 ini.

 

“Sebagai awal kepemimpinan saya, kita harus mengantisipasi masa pelarangan mudik lebaran dan pasca lebaran. Jangan sampai terjadi kerumunan kepatuhan atas prokes harus kuat dan tetap dilaksanakan. Selain itu, saya juga berusaha fokus menjamin ketersediaan suplai makanan, ketersediaan sarana prasarana olahraga, serta sarana pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

 

Benyamin juga akan berkonsolidasi dengan semua stakeholder baik di pemerintahan maupun pihak swasta, termasuk dengan tetap menjaga kerja sama yang sudah dibangun dengan Kepala Daerah di wilayah Tangerang Raya dan Provinsi Banten yang selama ini terjalin dengan baik.

 

“Penanganan Covid-19 juga akan dilakukan dari hulu sampai hilir. Maksudnya, ketika di hulu masyarakat harus selalu diingatkan untuk tetap menerapkan 5M dalam kehidupan kesehariannya. Kemudian di hilir, kami yang menyediakan sarana dan prasarana kesehatan untuk masyarakat. Memastikan semua memadai untuk masyarakat,” tandasnya. (adv)

Berita Lainnya
Leave a comment