Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 memastikan perlindungan terhadap atlet menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut.
Selain menyiapkan jaringan layanan kesehatan melalui 23 rumah sakit di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), PB Porprov juga membahas jaminan perlindungan atlet melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua PB Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan, mengatakan Pemkot Tangsel telah menganggarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet yang akan berlaga.
Namun, persoalan dapat muncul apabila terdapat kontingen dari daerah lain yang belum menganggarkan perlindungan serupa bagi atletnya.
“Kalau Tangsel sendiri kan menganggarkan BPJS Ketenagakerjaannya buat atlet. Tapi kalau ternyata ada daerah yang tidak menganggarkan BPJS Ketenagakerjaannya, tidak backup atletnya, ya kita harus cari solusi,” ujar Pilar Saga Ichsan.
Menurut Pilar, persoalan jaminan perlindungan tidak boleh menjadi penghambat ketika atlet membutuhkan penanganan akibat risiko yang terjadi selama mengikuti pertandingan.
“Enggak mungkin namanya nyawa manusia, apalagi atlet dan perangkat-perangkat lainnya datang di Tangsel tidak terlayani hanya karena kendala BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Karena itu, PB Porprov bersama pihak rumah sakit dan unsur terkait akan mencari skema agar kebutuhan pelayanan kesehatan selama pertandingan tetap dapat ditangani.
“Dari itu kita cari solusi bersama. Nanti mereka juga insya Allah siap mendukung,” ujar Pilar.
23 Rumah Sakit Disiapkan
Untuk memperkuat penanganan medis selama Porprov, PB Porprov mengundang 23 rumah sakit pemerintah dan swasta di Tangsel untuk membahas pola kerja sama pelayanan kesehatan.
Rumah sakit yang berada paling dekat dengan venue nantinya dapat menjadi fasilitas rujukan apabila atlet, official, pelatih maupun panitia membutuhkan penanganan medis.
Pilar mengatakan faktor jarak menjadi pertimbangan penting, terutama apabila terjadi kondisi darurat saat pertandingan.
Selain pelayanan rumah sakit, tenaga kesehatan juga akan diperkuat di sejumlah lokasi pertandingan untuk memastikan respons terhadap kondisi medis dapat dilakukan secepat mungkin.
Dukungan medis juga disiapkan untuk cabang olahraga selancar yang digelar di Kabupaten Lebak. PB Porprov telah berkomunikasi dengan rumah sakit di wilayah Malingping untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan atlet.
Seperti informasi yang berhasil dihimpun, penyelenggaraan Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15-23 November 2026. (adv)






