RESPUBLIKA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan mendalam kepada para seluruh Pejabat Negara.
Pesan itu disampaikan saat membuka Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kamis 28 Agustus 2025.
Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, Prabowo berpesan untuk menerapkan pemerintahan baik dan bersih.
Menurutnya, kunci pembangunan bangsa adalah di pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang unggul, dengan cara mensejahterakan rakyatnya.
“Tidak ada kemakmuran tanpa rakyat yang bahagia dan sejahtera. Tidak ada rakyat yang bahagia dan sejahtera tanpa pemerintah yang bersih dan adil,” ucap Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada kepala daerah atas inovasi – inovasi yang telah dikerjakan selama ini.
Dia menegaskan, agar seluruh pemangku kebijakan bersungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat.
“Saya titip, bekerja dengan sungguh-sungguh untuk rakyat dan bangsa kita dengan kerjasama. Kita saling mengisi dan saling mendukung,” tutupnya.
Di lokasi yang sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada kepala daerah dan menteri kabinet merah putih, diantaranya adalah tentang kunci keberhasilan pembangunan suatu negara dan daerah bermula dari pemerintahan yang baik.
Pesan tersebut, kata Andra menjadi vitamin untuknya agar bisa belajar menjalankan roda pemerintahan dengan lebih baik lagi.
“Tadi disampaikan salah satunya adalah bagaimana menjadi pemimpin dan pemerintah yang baik, adil, dan tentu bersih. Itu yang menjadi pedoman kita. Apa yang diajarkan dan arahan oleh Presiden itu merupakan vitamin buat kita untuk terus melakukan upaya koordinasi dan belajar bagaimana menjalankan pemerintahan yang baik,” kata Andra.
Diketahui, APKASI Otonomi Expo 2025 mengusung tema ‘Produk Lokal Mengglobal’ dan berlangsung pada 28–30 Agustus 2025 mendatang. Pada kegiatan itu juga menghadirkan kurang lebih 150 kabupaten dengan 240 stand produk unggulan.
Kemudian, Expo itu juga memfasilitasi forum bisnis, partnership matching, hingga penandatanganan memorandum of understanding (MoU).
Pameran tersebut ditargetkan bukan hanya sebagai promosi dagang, melainkan menjadi wadah transformasi ekonomi daerah melalui penguatan tata kelola, rantai pasok, dan akses pasar global.(***)





