Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Jalan Rawa Buntu Tangsel Dibongkar, Aspal Dikupas dan Beton Rusak Direkonstruksi

Jalan Rawa Buntu Tangsel Dibongkar, Aspal Dikupas dan Beton Rusak Direkonstruksi

whatsapp image 2026 10 07 at 10.49.26

Ruas Jalan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), mulai memasuki tahap rekonstruksi pada pekan pertama Oktober 2026. Pekerjaan dilakukan pada satu lajur dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya hingga pertigaan Taman Tekno-Buaran.

 

Pekerjaan awal berupa pengupasan lapisan aspal menggunakan cold milling machine. Langkah ini dilakukan untuk membuka permukaan jalan sekaligus mengetahui kondisi struktur di bawah lapisan aspal.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi mengatakan, pengguna jalan perlu memperhatikan rambu dan arahan petugas selama pekerjaan berlangsung.

Cuaca Mendukung, Pengerjaan Turap Kali Ciputat di Pondok Aren Terus Dikebut

 

“Ada dua pekerjaan yang berlangsung perbaikan jalan dan median jalan, nanti akan ada penyempitan ruang jalan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, mengikuti arahan petugas di lapangan dan memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang oleh pelaksana pekerjaan,” terang Robbi, Senin (05/10/26).

 

DIa mengatakan kondisi permukaan jalan akan berubah mengikuti tahapan konstruksi. Karena itu, pengguna kendaraan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan.

 

Jasad Pria ditemukan mengambang di Aliran Kali Sasak Ciputat

“Mohon dukungan dan pengertian masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap pekerjaan dapat berjalan aman dan setelah selesai kondisi jalan dapat kembali lebih baik untuk mendukung mobilitas masyarakat,” paparnya.

 

Pengguna Jalan Rawa Buntu pun disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan perubahan permukaan dan rambu lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

 

Menambahkan itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas SDABMBK Kota Tangsel, Ahmad Fatulloh mengatakan, kerusakan yang ditemukan setelah pengupasan akan menjadi dasar penentuan bagian jalan yang perlu dibongkar dan diperbaiki.

Tawuran Antar Kelompok Pecah di Serpong, Polisi Amankan 9 Pelaku

 

“Pekerjaan ini dilakukan dalam satu lajur ruas jalan, mulai dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya sampai pertigaan Taman Tekno-Buaran. Tahap awalnya adalah pengupasan lapisan aspal. Dari hasil pengupasan tersebut akan terlihat kondisi struktur di bawahnya dan selanjutnya dilakukan penanganan sesuai kondisi yang ditemukan,” kata pria yang biasa disapa Fatul itu.

 

Menurutnya, 2 segmen utama telah diidentifikasi sebagai lokasi penanganan struktur beton. Segmen pertama berada dari lampu merah Ruko Kencana Raya hingga sebelum SPBU. Sementara segmen kedua berada di depan Bank Mandiri hingga pertigaan Jalan Tekno Widya-Buaran, pada jalur dari BSD menuju Pamulang.

 

Namun, cakupan pembongkaran beton masih dapat berubah mengikuti hasil pemeriksaan setelah lapisan aspal dibuka. Artinya, tidak semua titik yang berada dalam ruas pekerjaan otomatis akan dibongkar.

 

“Jadi, setelah aspal dikupas, kondisi struktur beton akan terlihat lebih jelas. Kalau ditemukan kerusakan, maka bagian tersebut akan dilakukan pembongkaran dan perbaikan betonnya. Karena itu, kondisi pekerjaan di lapangan bisa bersifat dinamis menyesuaikan hasil pemeriksaan setelah pengupasan,” jelasnya.

 

Pada bagian yang mengalami kerusakan, sambung dia, pekerjaan dilanjutkan dengan excavation atau pembongkaran struktur. Setelah itu dilakukan perbaikan dan pengecoran menggunakan beton mutu tinggi K-350 Fast Track, dengan waktu pengeringan sekitar tiga hari.

 

“Setelah struktur beton selesai diperbaiki, permukaan jalan akan kembali dilapisi aspal. Tahapan ini dilakukan setelah pekerjaan struktur dinyatakan siap untuk dilanjutkan,” imbuhnya.

 

Selama proses pengupasan itu para pengguna jalan akan menghadapi kondisi permukaan yang berbeda dari kondisi normal. Lapisan aspal yang telah dikupas membuat permukaan menjadi tidak rata sebelum memasuki tahapan pekerjaan berikutnya.

 

“Pada saat pengupasan aspal berlangsung, permukaan jalan akan menjadi tidak rata. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan,” pungkasnya.

 

Pekerjaan juga berdampak pada lebar ruang kendaraan karena penanganan dilakukan pada salah satu lajur. Pengaturan lalu lintas akan menyesuaikan perkembangan pekerjaan di lapangan sehingga kendaraan masih dapat melintas di sekitar lokasi. (***)

×
×