RESPUBLIKA.ID – Kebakaran gudang bahan kimia di Taman Tekno, BSD, memicu pencemaran Kali Jaletreng, Kota Tangsel.
Air bekas pemadaman gudang yang berisi bahan kimia pestisida itu diketahui mengalir ke aliran Kali yang berada di wilayah Serpong.
Sumber pencemaran itu diketahui setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel melakukan pemeriksaan, usai mendapat informasi soal aliran Kali yang berubah warna menjadi putih dan berbau menyengat.
“Diinformasikan bahwasannya ada pencemaran air ke arah Kali Aliran Jaletreng. Nah itu terus, setelah itu kita cek sumbernya itu berasal dari gudang kimia yang terbakar di Taman Tekno,” kata Pengawas DLH Tangsel, Firda Yofiyana saat di konfirmasi.
Akibat pencemaran itu, kata Yofi, banyak ikan disepanjang aliran Kali Jaletreng hingga danau yang berada di perumahan The Green BSD ditemukan mengambang dan mati.
“Sepanjang Kali Jelatereng banyak ikan mati. Kalau di danau The Green itu tadi cuman sedikit, karena kan keburu ditutup sama sekuriti dan airnya pun dibalikin lagi ke Kali gitu bang,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, DLH Tangsel mengimbau warga agar jangan mengkonsumsi ikan yang didapat dari aliran Kali Jaletreng, karena berdasarkan hasil pemeriksaan, ikan -ikan tersebut telah tercemar bahan kimia.
“Imbauannya terkait ikan yang sekarang diambilin sama warga agar jangan dikonsumsi dulu, karena mengandung kimia,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bangunan gudang bahan kimia di kawasan Taman Tekno Blok K3 Nomor 37, BSD, Kota Tangsel Terbakar, Senin 9 Februari 2025.
Gedung dua lantai itu diketahui terbakar sejak pukul 4:25 WIB.

