RESPUBLIKA – Shio adalah simbol zodiak dalam budaya Tionghoa yang digunakan untuk menentukan karakteristik, keberuntungan, dan peruntungan seseorang.
Ada dua belas shio, masing-masing mewakili tahun tertentu dalam siklus 12 tahun, Senin 10 April 2023.
Setiap shio diidentifikasi dengan binatang yang berbeda, yang dipercayai memiliki karakteristik tertentu yang terkait dengan kepribadian dan keberuntungan.
Berikut adalah daftar dua belas shio dan tahun-tahun yang mereka wakili:
Tikus: 2020, 2008, 1996, 1984, 1972, 1960
Kerbau: 2021, 2009, 1997, 1985, 1973, 1961
Macan: 2010, 1998, 1986, 1974, 1962
Kelinci: 2011, 1999, 1987, 1975, 1963
Naga: 2012, 2000, 1988, 1976, 1964
Ular: 2013, 2001, 1989, 1977, 1965
Kuda: 2014, 2002, 1990, 1978, 1966
Kambing: 2015, 2003, 1991, 1979, 1967
Monyet: 2016, 2004, 1992, 1980, 1968
Ayam: 2017, 2005, 1993, 1981, 1969
Anjing: 2018, 2006, 1994, 1982, 1970
Babi: 2019, 2007, 1995, 1983, 1971
Setiap shio dikaitkan dengan elemen tertentu seperti kayu, api, tanah, logam, dan air, serta satu dari lima unsur seperti api, air, tanah, logam, dan kayu. Setiap kombinasi elemen dan unsur tersebut dipercayai memiliki pengaruh pada kepribadian dan keberuntungan seseorang.
Misalnya, seseorang yang lahir dalam tahun Shio Tikus dan bercirikan elemen kayu dipercayai memiliki kepribadian yang kreatif, mandiri, dan mudah bergaul. Mereka juga cenderung memiliki keberuntungan finansial yang baik dan mendapatkan kesuksesan dalam karir mereka. Namun, ini hanya sebuah kepercayaan, dan tidak selalu dapat diandalkan dalam kehidupan nyata.
Selain itu, beberapa orang percaya bahwa Anda dapat memperkirakan keberuntungan seseorang dalam tahun tertentu dengan memahami bagaimana shio mereka berinteraksi dengan shio dari tahun tersebut. Sebagai contoh, tahun kelahiran Shio Naga dianggap sebagai tahun yang penuh tantangan untuk Shio Kelinci, sehingga Shio Kelinci mungkin perlu lebih berhati-hati dalam memilih keputusan besar pada tahun itu.
Pada akhirnya, kepercayaan pada shio sangatlah subjektif, dan tidak ada bukti ilmiah yang mendukungkepercayaan tersebut. Namun, bagi sebagian orang, shio masih menjadi panduan dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam kehidupan mereka.
Selain itu, budaya Tionghoa juga memiliki ramalan shio yang dapat membantu seseorang memprediksi keberuntungan mereka dalam hal kesehatan, keuangan, dan hubungan dalam tahun tersebut. Ramalan shio biasanya dirilis menjelang Tahun Baru Imlek, dan dapat membantu seseorang mempersiapkan diri secara mental dan fisik untuk menghadapi tantangan atau peluang dalam tahun yang akan datang.
Namun, sebaiknya tidak hanya bergantung pada shio saja dalam mengambil keputusan dalam kehidupan. Penting juga untuk mengandalkan nalar dan pengalaman pribadi serta mengambil langkah-langkah yang bijak untuk mencapai tujuan dan menghadapi tantangan. Bagaimanapun juga, keberuntungan tidak selalu datang dari faktor-faktor luar seperti shio atau ramalan, tetapi juga berasal dari usaha dan kerja keras seseorang.
Dalam budaya Tionghoa, shio memiliki nilai historis dan kultural yang kuat, dan masih dihargai hingga saat ini. Namun, kepercayaan pada shio harus diimbangi dengan pengambilan keputusan yang bijak dan rasional dalam menjalani kehidupan sehari-hari.





