Pemilik kendaraan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini tak perlu antre hanya untuk mendaftar uji KIR. Pendaftaran hingga pembayaran dapat dilakukan secara online melalui layanan Bookir Dishub Tangsel.
Namun, ada satu hal penting yang wajib diperhatikan pemohon setelah menyelesaikan proses pendaftaran, yakni barcode atau QR code.
Kode tersebut menjadi bukti booking yang digunakan saat pemohon tiba di lokasi pengujian. Barcode akan dipindai untuk proses check-in sebelum kendaraan masuk ke jalur pemeriksaan.
Kepala UPT PKB Dishub Tangsel, Heris Cahya Kusuma (Haris), mengatakan sistem booking online dibuat agar masyarakat dapat mengatur jadwal pengujian tanpa harus datang terlebih dahulu ke lokasi.
“Jadi masyarakat tidak perlu datang terlebih dahulu hanya untuk melakukan pendaftaran. Proses booking bisa dilakukan secara online. Setelah pembayaran selesai, pemohon akan mendapatkan kode booking berupa barcode atau QR code yang nantinya digunakan saat check-in di lokasi pengujian,” kata Haris, Jumat (2/10/2026).
Untuk melakukan booking, pemohon terlebih dahulu mengakses layanan Bookir Dishub Tangsel. Selanjutnya, nomor uji kendaraan dimasukkan ke dalam sistem.
Pemohon kemudian memilih tanggal dan sesi pengujian yang masih tersedia. Setelah jadwal ditentukan, pembayaran biaya uji dapat dilakukan secara online melalui QRIS maupun virtual account sesuai pilihan yang tersedia.
Jika pembayaran berhasil, sistem akan menerbitkan kode booking berupa barcode atau QR code.
Barcode yang telah diperoleh sebaiknya disimpan dan dipastikan dapat diakses kembali saat hari pengujian.
Pemohon wajib datang ke gedung UPTD PKB Dishub Tangsel sesuai tanggal dan sesi yang dipilih ketika melakukan booking.
Setibanya di lokasi, barcode tersebut digunakan untuk proses check-in dengan cara dipindai. Setelah check-in selesai, kendaraan dapat melanjutkan proses menuju jalur pengujian sesuai prosedur yang berlaku.
Haris mengingatkan pemohon agar tidak mengabaikan kode booking setelah melakukan pembayaran.
“Barcode tersebut agar disimpan dan dibawa saat datang ke lokasi. Nantinya barcode di-scan untuk proses check-in sebelum kendaraan masuk ke jalur pengujian,” ujarnya.
Dengan sistem ini, sebagian proses administrasi dapat diselesaikan sebelum pemohon datang ke lokasi. Pemilik kendaraan tinggal menyesuaikan kedatangan dengan tanggal dan sesi pengujian yang telah dipilih. (adv)






