Untuk Kepentingan Umum

5 Langkah Ini Bisa Hilangkan Rasa Cemas Anda

4
ilustrasi

Perasaan gelisah atau cemas yang dialami seseorang memang wajar. Namun apabila kondisi ini terjadi terlalu sering akan berakibat buruk terhadap kesehatan mental. Rasa cemas muncul sebagai respon psikologis dan emosional terhadap hal-hal yang terjadi pada seseorang.

Dilansir dari Mirror UK, Selasa (3/6), meskipun sangat normal untuk mengalami kecemasan dalam situasi sehari-hari, namun jika dibiarkan akan menguasai pikiran dan tindakan. Menurut Mark Rowland, psikolog dari Yayasan Kesehatan Mental Inggris mengatakan kecemasan pada seseorang terbentuk terjadi karena faktor keluarga dan lingkungan serta kepribadian.

Namun, jika Anda merasakan kecemasan yang berlebihan, ada baiknya melakukan lima langkah pencegahan. Menurut Mark, lima langkah ini bisa membuat seseorang mengenali apa yang terjadi pada dirinya dan tindakan yang harus dilakukan.

1. Pahami Resiko

Pikiran yang gelisah merupakan respon yang wajar terhadap hal-hal yang telah terjadi dalam hidup. Hal yang harus dilakukan adalah memahami bahwa kecemasan adalah sesuatu lazim terjadi dan tidak boleh diabaikan.

Jika sudah mengalami kondisi gelisah yang berlebihan, saatnya Anda memikirkan tentang skenario masa depan dan merencanakannya dengan baik. Fokus ke hal-hal produktif yang terjadi saat ini. Pemikiran yang cemas menjadi tidak proporsional terhadap risiko yang akan ditanggung. Risiko tidak akan maju dalam hidup dan selalu merasa ketakutan.

2. Memahami Penyebab dan Reaksi

Kecemasan tidak menyerang orang-orang dengan cepat. Seringkali ada serangkaian penyebab dan pengalaman yang menjelaskan mengapa mereka memiliki kecemasan berlebih.

“Ini seringkali jauh lebih logis daripada yang dipahami orang. Jika seseorang mengalami bentuk bullying maka kecemasan sosial merupakan respon yang umumnya, ”kata Rowland.

Jika respon terhadap suatu kejadian telah menjadi cara yang disfungsional untuk merespon orang lain, itu bisa menjadi masalah serius, namun bisa di atasi. Caranya dengan memberikan reaksi positif dari kejadian tersebut dan melupakannya.

3. Detoksifikasi Pikiran dan Tubuh

Jika kecemasan adalah respons terhadap pengalaman masa lalu, maka hal tersebut dapat diatasi dengan terapi detoks tubuh. Cara terapi tersebut dilakukan dengan mudah. Seperti rajin olahraga, relaksasi, makan sehat, menghindari alkohol, memiliki ruang untuk diam dan berefleksi serta menyambung kembali ke alam adalah langkah positif.

“Titik awalnya adalah bertanya, apa akar dari pemikiran yang cemas dan apa yang coba dikomunikasikan?,” jelas Rowland.

4. Hindari Ketergantungan Obat

Penggunaan obat tertentu memang bagus, namun dapat berakibat buruk untuk masa yang akan datang. Orang perlu berhati-hati bagaimana ketergantungan obat dapat membuat jalan hidup orang akan tidak tenang.

5. Minta Bantuan

Bicaralah dengan teman dan keluarga lebih intens agar Anda tidak merasa sepi. Kehadiran mereka sangat penting untuk mengurangi angka risiko sakit mental, dan sebagai mahluk sosial kita memerlukan bantuan orang lain.

“Jika Anda khawatir tentang kesehatan Anda, jangkau teman-teman dan dapatkan informasi sebanyak mungkin,” saran Rowland.

Jika sudah terlalu parah, bisa mengunjungi seorang dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan dan dukungan lebih lanjut. (den)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.