Untuk Kepentingan Umum
Pemkot Tangsel

Ada Saraswati, Biem Tetap Pede Bakal Diusung Gerindra

Menjelang Pilkada  Kota Tangsel yang rencananya akan digelar Desember 2020, sudah bermunculan beberapa nama para Bakal Calon (Balon)  Walikota dan Wakil Walikota.

 

 

Seperti dari partai Gerindra Tangsel, beberapa hari terakhir muncul nama keponakan Prabowo Subianto yakni Rahayu Saraswati.

 

Sebelum nama Rahayu yang akrab dipanggil Sara muncul ke permukaan, nama Biem Benyamin juga digadang-gadang menjadi salah satu kader partai yang bakal diusung partai Gerindra.

 

 

Menanggapi hal tersebut, Biem mengatakan tidak masalah. Pasalnya, rekomendasi Balon yang akan diusung partai belum final, lantaran masih dalam proses penggodokan.

 

“Ya engga apa-apa, beliau (Rahayu-red) kader juga kan. Cuma kan kita semua belum final, karena masih dalam proses penggodokan,” kata Biem saat dikonfirmasi Respublika.id, Jumat (5/6/2020).

 

Dari beberapa orang kader partai yang namanya dimunculkan untuk mengikuti kontestatasi Pilkada Tangsel, putra seniman legendaris Benyamin Sueb ini optimis bakal mendapat rekomendasi dari partainya.

 

Sebab, dia mengaku sudah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Balon Walikota kepada pimpinan partainya yakni Prabowo Subianto, dan mendapat respon yang bagus.

 

“Saya, kalau yang lain belum tau, karena saya sudah ketemu Pak prabowo. Waktu itu sama Bu Nur Azizah memang untuk maju, dia (Prabowo-red) bilang ya sudah maju, menang.Tapi kan Bu Nur Azizah inikan kemana-mana juga. Dan saya yakin mba Sara tidak diposisikan di Tangsel,” ungkapnya.

 

Selain itu, Biem berujar, pada Pilkada serentak nanti kemungkinan masyakat menginginkan calon pemimpin yang kenal dengan wilayah.

 

Karena menurutnya, calon tersebut lebih memiliki ikatan emosional  terhadap masyarakat, dibandingkan dengan calon yang berasal dari luar Tangsel.

 

 

“Memang calon itu nanti pertimbangan partai ya. Mungkin dari dukungan masyarakat yang ada menginginkan calon yang maju itu yang kenal wilayah, yang memang sudah ditangsel sendiri. Yang memng sehari-hari sudah dikenal masyarakat. Perihal tiba-tiba didatangi orang dari luar Tangsel itu kan kedekatan emosionalnya belum terbangun, meskipun nantinya bisa diupayakan,” ujarnya.

 

Kendati begitu, Biem menambahkan, jika dirinya tidak mendapat rekomendasi usungan dari partai, dia mengaku akan tetap menjadi orang yang baik, serta sebisa mungkin berusaha membela kepentingan rakyat.

 

“Kalo gak dapat rekom partai, saya tetap menjadi warga negara yg baik. Berusaha sebisa mungkin membela kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Ari)

Berita Lainnya
Leave a comment