Untuk Kepentingan Umum

Bandar Sabu 54,12 Kg Ditangkap Polres Tangsel

81

TANGSEL- Agung Sadewo (32) Alias Cungkring, bandar narkoba lintas Provinsi di gerebek Satreskrim Polres Tangerang Selatan. Dari tangan pria yang menetap di Bogor tersebut, polisi mengamankan 54,12 gram narkoba jenis sabu.

 

Penangkapan dilakukan pada Senin (28/9/2020) lalu, pukul 18.30 WIB di pinggir Jalan Raya Pahlawan Seribu tepatnya di depan pos polisi German Center, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

 

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando mengatakan, penangkapan bandar narkoba jenis sabu ini berawal dari patroli kewilayahan, yang melihat satu unit mobil merek Toyota Ayla warna putih dengan nopol F-1646-EF berhenti dipinggir jalan dekat pintu masuk tol Serpong dari arah German Center.

 

Karena mencurigakan, kemudian anggota Satlantas Polres Tangsel melakukan pengeledahan dan ditemukan barang bukti satu buah pil eksimer dan tramadol.

 

“Kemudian kami lakukan intograsi tersangka bersama seorang driver online bernama Eman Sulaeman. Dari keduanya didapati informasi bahwa keberadaannya di lokasi untuk menjemput atau mengambil narkotika jenis sabu arahan dari Habib Ade (panggilan-red) alias Deblo yang kini berstatus DPO. Nah kalau si driver online yakni Eman hanya disuruh oleh Habib Muh (DPO) untuk mengantarkan tersangka Agung ke lokasi jalan Raya Pahlawan Seribu,” terang  Bayu di Mapolres Tangsel, Rabu (7/10/2020).

 

Ditambahkan, dari lokasi itu, polisi menggiring tersangka Agung untuk mengambil narkotika jenis sabu berwarna pink sebanyak 43,15 gram yang ditempel di bawah JPO dekat dengan Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel.

 

Dari hasil pengembangan kembali, tersangka mengaku masih menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya Kampung Malimping, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

 

“Di rumahnya ini ditemukan barang bukti 10,97 gram,” tambahnya.

 

Dari perbuatan tersangka diancam hukuman pidana  penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat  5 tahun, dan paling lama 20 tahun. Dan denda pidana paling sedikit Rp1 miliar, dan paling banyak Rp10 miliar lebih.

Golkar Kota Tangerang
You might also like
Loading...