RESPUBLIKA.ID – 229 orang Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangsel resmi dilantik, Senin 18 Mei 2026.
Ratusan orang itu menjadi pengurus induk organisasi pelaku usaha periode 2025-2030.
Pasca pelantikan ,Ketua Kadin Tangsel Marhadi mengatakan, organisasi yang dipimpinnya akan memfokuskan kepada penguatan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).
“Setelah pelantikan ini, kami akan fokus penguatan untuk sektor UMKM agar menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tangsel,” kata Marhadi di kawasan Serpong Utara.
Program pengutan itu, kata dia, akan menyasar seluruh pelaku UMKM mulai dari pedagang makanan hingga pelaku usaha jasa seperti tukang las.
Menurutnya, peningkatan daya saing pelaku usaha harus dilakukan melalui pelatihan digital dan pemasaran berbasis teknologi.
“Jadi nanti kita akan lakukan pelatihan dan buatkan platform digital, menghadirkan mentor-mentor yang sudah sukses di marketing digital supaya UMKM di Tangsel lebih paham teknologi dan bisa berkembang,” tuturnya.
Selain itu, Marhadi mengaku, beserta jajaran pengurus Kadin juga menargetkan penguatan sinergi dengan Pemerintah maupun pihak swasta.
Sebab, kata dia, hubungan dengan Pemerintah disebut sebagai kemitraan strategis, terutama dalam mendukung kebijakan legislatif dan eksekutif yang berkaitan dengan dunia usaha.
Sedangkan, dengan sektor swasta Kadin menilai peluang kerja sama masih sangat besar, terutama setelah adanya regulasi yang mendorong asosiasi dan pelaku usaha untuk bersinergi dengan Kadin.
“Kadin akan mengawal investasi yang masuk ke Tangsel. Karena investasi besar itu bukan hanya soal bisnis, tapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” pungkasnya.








Komentar