RESPUBLIKA.ID – Seorang bocah bernama Rashka DP (12) meregang nyawa diduga tersetrum listrik tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Koceak, RT 002 RW 001, Kelurahan Keranggan, Setu, Kota Tangsel
Peristiwa tragis itu terjadi Rabu 6 Mei 2026, sekira pukul 17:30 WIB, saat korban bersama beberapa orang rekannya mengejar layang-layang.
Namun nahas, saat korban yang masih melakukan ujian sekolah di Madrasah Ibtidaiyah itu memegang tiang PJU program Tangsel Terang langsung teringat listrik.
“Kejadian sekitar 17:30an Jadi, Raska itu dengan teman-temannya mengajar layangan yang terbang dan nyangkut di tiang listrik itu. Jadi, yang lain mah nggak berani, tapi dia yang berani naik ya. Tapi belum sempat naik juga sih udah kesetrum,” ungkap
Tante Korban, Purwaningsih, Kamis (7/5/2026).
Usai tersengat listrik, korban sempat dibawa ke Puskesmas untuk pertolongan medis. Tetapi, sesampainya di fasilitas kesehatan tersebut, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
“Teman-teman dan warga disekitar tempat kejadian sempat bawa Rashka ke Puskesmas, tapi ternyata memang di TKP itu sudah meninggal sebenarnya, karena dari puskesmas juga sudah dapat rekam medisnya seperti itu,” tuturnya.
Dia berharap, Pemerintah memperhatikan dan melakukan perawatan berkala PJu agar kejadian serupa yang menimpa keponakannya itu tak terjadi lagi kepada orang lain.
“Mohon diperhatikan itu untuk pemerintah dan terutama untuk PJU-nya. Cukup Rashka satu aja, jangan ada Raskha-raskha yang lain,” tegasnya.
Terpisah, salah seorang warga di lokasi kejadian yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebelum kejadian nahas menimpa Rashka, kejadian serupa juga pernah terjadi di tiang PJU yang sama.
Beruntungnya, warga yang juga tersengat aliran listrik di tiang PJU program ‘Tangsel Terang’ sebelumnya itu, langsung menarik tangan setelah merasakan sengatan listrik.
“Belum lama juga pernah orang sini kesetrum juga, cuma karena orangnya udah dewasa, dia langsung narik tanganya pas kesetrum,” ucapnya.
Sementara, Dinas Perhubungan Kota Tangsel sebagai penanggung jawab terhadap tiang PJU program Tangsel Terang belum memberikan keterangan, meskipun awak media telah berusaha menghubungi Kepala Dinas Perhubungan, Ayep Jajat Sudrajat via telephone.
Pantauan di lokasi kejadian, aliran listrik di tiang PJU program ‘Tangsel Terang’ telah diputus, tetapi tidak ada pemasangan garis kuning sebagai penanda pembatas tempat kejadian perkara.







