Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Bang Ben Bedah Ratusan Rumah, Anggaran Ditambah

Bang Ben Bedah Ratusan Rumah, Anggaran Ditambah

walikota tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam melanjutkan program bedah Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) dengan target 329 unit rumah diperbaiki sepanjang tahun 2026.

Ia mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menyediakan hunian yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Pada tahun ini, Pemkot Tangsel menargetkan sebanyak 329 unit rumah akan dibedah.

“Tahun ini kita rencanakan akan dibedah 329 unit rumah se-Tangsel berdasarkan pengajuan, sistem prioritas, serta skala kelayakan rumah. Yang diajukan itu lebih dari 1.000 unit, namun untuk tahun ini kami akhirnya mendapat pagu anggaran untuk 329 unit,” ujar Benyamin.

Ia menjelaskan, anggaran perbaikan per unit rumah pada tahun ini meningkat menjadi Rp75 juta dari sebelumnya Rp71 juta. Dengan anggaran tersebut, rumah yang direnovasi akan dilengkapi dua kamar tidur, satu ruang tamu, fasilitas listrik, lantai keramik, hingga pompa air.

“Awalnya Rp71 juta, kemudian naik menjadi Rp75 juta,” tuturnya.

Peduli Terhadap Sesama, FIFGROUP Cabang Tangerang V Gelar Donor Darah

Benyamin menambahkan, proses pembangunan satu unit rumah diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan, termasuk proses pembongkaran bangunan lama yang berlangsung sekitar satu pekan.

Menurut dia, pengajuan program bedah rumah dilakukan melalui ketua RT dan kelurahan sebelum diverifikasi lebih lanjut oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel.

Lebih lanjut, kata dia, Pemkot Tangsel memprioritaskan aspek kelayakan hunian, kesehatan lingkungan, serta kondisi ekonomi keluarga penerima manfaat.

“Kami tidak melihat aspek selain kelayakan dan kesehatan, serta tentunya status ekonomi keluarga yang bersangkutan,” terang Benyamin.

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengingatkan warga untuk menjaga dan merawat rumah yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa bertahan lama.

Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka Gegara Tegur Warganya Bakar Sampah

“Ini salah satu upaya dalam penanganan kawasan kampung umum, atau kampung-kota yang ada di Tangerang Selatan. Jadi ekosistemnya seperti itu ya, saluran air yang kita bangun, aspalnya kita bangun, rumahnya kita bangun, seperti itu. Mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan, ada sekitar seribu rumah lagi,” kata dia.

Program Bedah Rumah menjadi bagian dari penataan kawasan padat penduduk atau kampung kota di Tangsel. Pilar menyebut, lingkungan sehat harus dimulai dari rumah yang sehat.

Salah satu rumah yang dikunjungi Pilar sebelumnya benar-benar tidak punya tembok, jadi bangunannya hanya ada atapnya saja dan ditempelkan ke tembok tetangga.

“Kalau hujan deras, ya sampai banjir katanya. Jadi ini dengan adanya pembangunan rumah layak huni ini, alhamdulillah senang sekali, jadi sudah tidak ada banjir lagi, tidak khawatir lagi, rumahnya sehat, ada kamarnya, tadinya tidak ada kamarnya, seperti itu. Mudah-mudahan bermanfaat, penerima manfaat juga semakin sehat lagi,” kata dia.

Hingga tahun 2026, setidaknya sudah ada 2.800 unit rumah yang diperbaiki Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui program bedah RUTLH di seluruh wilayah Tangsel. Pemerintah kota terus berkomitmen menciptakan ruang tinggal yang sehat dan layak huni bagi masyarakat. (adv)

Provider Bandel Pasang Kabel Udara di Tangsel Langsung Diputus

×
×