RESPUBLIKA.ID – Perseroda Pembangunan Invenstasi Tangerang Selatan (PITS) mulai membangun Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Angke 2, di wilayah Serpong, Kamis 16 April 2026.
Sistem tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga dengan mengelola air baku dari Kali Angke.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, proyek SPAM Angke 2 itu dibangun hasil kerjasama antara Perseroda PITS dengan PT Palyja Tirta Tangsel dengan sistem business to business (B2B) untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kata dia, SPAM tersebut nantinya akan melayani sambungan rumah. (SR) khususnya di tiga kecamatan, yakni Pamulang, Ciputat dan juga Ciputat Timur.
“SPAM Angke 2 akan memanfaatkan sumber air baku dari Kali Angke yang nantinya diolah untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya Pamulang, Ciputat, dan Ciputat Timur yang selama ini belum terlayani secara optimal,” kata Benyamin usai peletakan batu pertama.
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut telah melalui proses panjang dengan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan Negeri Tangsel, mulai dari tahap perencanaan hingga penyusunan perjanjian kerja sama.
Pembangunan SPAM itu juga, kata Benyamin tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tangsel.
Kendati begitu, Ia berharap kehadiran SPAM tersebut dapat meningkatkan layanan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.
“Air minum adalah kebutuhan dasar, Pemerintah harus hadir memastikan masyarakat mendapat layanan tersebut, salah satunya melalui Perseroda,” tutup Benyamin.
Di lokasi yang sama, Direktur Utama Perseroda PITS, Tb Hendra Suherman menuturkan, SPAM Angke 2 dibangun di atas lahan seluas lebih dari 1,2 hektare dengan sumber air baku dari Kali Angke dan dirancang dengan kapasitas 240 liter per detik dan mampu melayani sekitar 28.200 SR di wilayah Pamulang, Ciputat, dan Ciputat Timur.
“SPAM Angke ini kapasitasnya 240 liter per detik, mampu melayani sekira 28.200 SR,” tutur Hendra
Pembangunan SPAM Angke 2 ditargetkan dimulai pada Mei 2026 dan rampung pada Mei 2027. Selanjutnya, kata Hendra, tahap commissioning akan dilakukan pada Juni, dan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2027.
Kemudian, proses pembangunan juga dilakukan secara paralel, termasuk pemasangan jaringan distribusi utama hingga sambungan rumah ke masyarakat.
“Dari sisi manfaat, proyek ini diharapkan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Akses air bersih yang lebih luas diyakini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.







