RESPUBLIKA.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Gerai Lengkong diawali dengan rangkaian kegiatan yang sarat nilai budaya.
Lenggak-lenggok belasan Siswi SD terlihat luwes berjalan di catwalk saat lomba peragaan busana kebaya berlangsung pada, Minggu 26 Juli 2026.
Pemilik Gerai Lengkong, Lista Hurustiati mengatakan, lomba kebaya itu merupakan inisiatif untuk mengajak anak-anak mengenal dan mencintai kebaya sebagai salah satu identitas budaya bangsa.
Selain untuk memeriahkan HUT Gerai Lengkong yang jatuh pada pada 29 Juli 2026, lomba tersebut juga digelar dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional, guna menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia.
“Alhamdulillah, antusiasme anak-anak luar biasa, bahkan di luar ekspektasi kami. Mereka tampil percaya diri dengan lenggak-lenggok layaknya peragawati. Ini menjadi momentum yang baik untuk mengajarkan anak-anak mencintai sekaligus melestarikan budaya Indonesia,” kata Lista
Sebanyak 16 peserta tampil percaya diri memperagakan kebaya di atas panggung. Menurut lIsta, keberanian anak-anak untuk tampil menjadi langkah awal dalam membangun rasa bangga terhadap budaya sendiri.
“Penampilan para peserta menunjukkan bahwa kebaya tetap menarik dan dapat dikenalkan kepada generasi muda sejak usia dini,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai upaya melestarikan kebaya, khususnya di Kota Tangsel.
“Harapannya anak-anak semakin mencintai budaya kita, khususnya kebaya. Kebaya harus tetap menjadi jati diri Indonesia dan terus dilestarikan agar tidak punah,” katanya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, peringatan HUT ke-6 Gerai Lengkong juga diharapkan mampu menginspirasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang.
“Semoga Gerai Lengkong semakin dikenal masyarakat. Produk-produk UMKM yang dipasarkan di sini semakin diminati dan semakin banyak dibeli. Mari cintai, bangga, bela, dan beli produk UMKM,” pungkasnya.



