Kota Tangsel
Beranda / Tangerang Raya / Kota Tangsel / Target 2027, Tangsel Tambah Dua SMP Negeri, Total Jadi 28 Sekolah

Target 2027, Tangsel Tambah Dua SMP Negeri, Total Jadi 28 Sekolah

dcktr

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan. Pemkot Tangsel menargetkan hingga 2027 mendatang jumlah SMP Negeri di wilayah tersebut mencapai 28 sekolah.

Kepala DCKTR Kota Tangsel, Ade Suprizal, mengatakan penambahan sekolah menjadi salah satu prioritas pembangunan untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan negeri.

Dua sekolah baru yang diproyeksikan dibangun yakni SMP Negeri 27 di lokasi eks SDN Pondok Pucung 03 dan SMP Negeri 28 di eks SDN Jombang 05.

“Salah satu prioritas kami adalah pembangunan dua SMP baru. Ini untuk menjawab kebutuhan sarana pendidikan seiring pertumbuhan penduduk. Sehingga nanti pada 2027 sudah memiliki 28 SMP,” ujar Ade, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Ade, pembangunan unit sekolah baru diharapkan mampu mengurangi kepadatan siswa pada SMP Negeri yang saat ini sudah beroperasi.

DCKTR Benahi SMPN di Tangsel, Sediakan Ruang Belajar dan Lapangan Multifungsi

Selain itu, keberadaan sekolah baru juga diharapkan dapat memperluas kesempatan warga memperoleh layanan pendidikan yang lebih dekat dengan tempat tinggal.

Tak hanya sektor pendidikan, DCKTR juga menyiapkan sejumlah proyek pembangunan strategis lainnya. Di antaranya pembangunan alun-alun kota serta perluasan kawasan Masjid Al I’tishom yang berada di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Kecamatan Ciputat.

Penataan kawasan Islamic Centre Serpong juga masuk dalam agenda pembangunan 2027. Kawasan tersebut akan ditata agar lebih tertib dan fungsional sebagai pusat kegiatan keagamaan maupun sosial masyarakat.

Sementara itu, di kawasan perkantoran Setu, DCKTR merencanakan pembangunan gedung kantor beserta sejumlah prasarana pendukung, termasuk fasilitas untuk Pengadilan Negeri.

Peningkatan infrastruktur dasar masyarakat juga menjadi perhatian. DCKTR menargetkan perluasan sambungan rumah melalui jaringan air minum perpipaan yang aman bagi ribuan rumah tangga.

Krisis Air di Keranggan, DCKTR Tangsel Distribusikan 29 Ribu Liter Air Bersih

Selain penyediaan air minum, pembangunan septic tank individual dan penguatan sistem pengelolaan air limbah domestik juga disiapkan untuk meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan.

“Kita ingin cakupan air bersih dan sanitasi aman terus meningkat. Infrastruktur dasar ini sangat menentukan kualitas hidup masyarakat,” tegas Ade.

Di sektor transportasi dan tata ruang, DCKTR turut menindaklanjuti rencana perpanjangan jalur MRT Lebak Bulus-Serpong. Langkah tersebut dilakukan melalui penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sekaligus mendorong pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

“Penataan ruang harus mengantisipasi perkembangan transportasi massal agar pembangunan terintegrasi,” pungkasnya.

Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel membangun kota yang tidak hanya memiliki infrastruktur memadai, tetapi juga terintegrasi, inklusif, berketahanan, dan berkelanjutan.

Bangunan Distributor Sembako di Tangsel Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar

Penambahan sekolah negeri, peningkatan layanan air bersih dan sanitasi, penataan kawasan perkotaan hingga kesiapan menghadapi pengembangan transportasi massal diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tangsel. (adv)

×
×