Kab Tangerang
Beranda / Tangerang Raya / Kab Tangerang / Buka Peluang UMKM Tingkatkan Penjualan, CPN Gandeng Pusat Oleh-oleh Beromset Fantastis

Buka Peluang UMKM Tingkatkan Penjualan, CPN Gandeng Pusat Oleh-oleh Beromset Fantastis

img 20261028 130345
Buka Peluang UMKM Tingkatkan Penjualan, CPN Gandeng Pusat Oleh-oleh Beromset Fantastis

RESPUBLIKA.ID – Cakrabuana Preneur Nusantara (CPN) menggandeng Toko Qta, pusat oleh-oleh dengan potensi penjualan tinggi di kawasan Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kerjasama itu dibangun untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Toko Qta merupakan usaha milik Ibu Sri bersama suaminya yang kini telah berkembang dan memiliki beberapa cabang. Dengan omzet yang besar serta jangkauan konsumen yang luas, Toko Qta menjadi salah satu usaha yang dinilai memiliki potensi kuat sebagai ruang pemasaran bagi produk-produk UMKM lokal.

Salah satu cabang Toko Qta berada di Cilongok, Pasar Kemis, tepatnya di depan makam Ulama Kharismatik Abuya Uci Turtusi. Toko tersebut beroperasi selama 24 jam dan melayani masyarakat serta pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.

Melihat potensi tersebut, Ketua CPN Pusat Adha Wahyudi bersama jajaran pengurus pusat, Ketua CPN Tangerang Selatan Rio, serta jajaran pengurus CPN Tangerang Selatan melakukan audiensi dengan Ibu Sri dan suami selaku pemilik Toko Qta.
Pertemuan tersebut sekaligus diisi dengan kurasi sejumlah produk UMKM yang berpotensi untuk dipasarkan melalui Toko Qta.

KPPBC Tangerang Perkenalkan ‘Pita BETA’, Inovasi Pengaturan Jadwal Pengambilan Pita Cukai

Kurasi dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kualitas produk, kemasan, kesiapan produksi, hingga kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar. Langkah ini dilakukan agar produk UMKM yang masuk benar-benar memiliki kesiapan untuk bersaing dan diterima konsumen.

Adha Wahyudi, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya CPN untuk tidak hanya memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM, tetapi juga membuka akses pasar secara nyata.

“Kami ingin UMKM tidak hanya mendapatkan edukasi dan pendampingan, tetapi juga memiliki akses pasar. Karena itu, kami mendatangi usaha-usaha yang memiliki potensi penjualan tinggi agar produk UMKM punya kesempatan bertemu langsung dengan pasar yang lebih luas,” kata Adha, Selasa (28/10/2026).

Menurut Adha, Ibu Sri dan suami memberikan respons positif terhadap peluang masuknya produk-produk UMKM lokal. Bahkan, Ibu Sri berharap semakin banyak produk asal Tangerang yang berkualitas dan siap dipasarkan dapat hadir di Toko Qta.

Sebab, selama ini sejumlah produk makanan dan kue yang tersedia di Toko Qta masih dipasok dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Bogor.

Rio Indriastanto Nahkodai CPN Tangsel, Wadah Baru Pengembangan UMKM

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM Tangerang untuk menghadirkan produk lokal yang mampu bersaing dari sisi kualitas, kemasan, maupun kontinuitas produksi.

“Selama ini masih ada produk yang didatangkan dari luar daerah. Ini menjadi peluang bagi UMKM Tangerang. Ibu Sri sangat terbuka terhadap produk lokal yang memang berkualitas dan siap masuk pasar,” ujarnya

Sejak berdiri pada September 2026, CPN telah menghimpun sekitar 250 pelaku UMKM. Sekitar 80 persen di antaranya bergerak di bidang kuliner, sedangkan sisanya berasal dari berbagai sektor ekonomi kreatif.

CPN berharap kolaborasi dengan pelaku usaha yang telah memiliki pasar kuat seperti Toko Qta dapat menjadi salah satu jalan untuk membantu UMKM meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jangkauan produknya.

Bagi CPN, keberadaan pusat oleh-oleh dengan jaringan dan tingkat penjualan yang tinggi memiliki peran strategis dalam membantu produk lokal bertemu dengan konsumen yang lebih luas.

Lapak Pedagang Jus Dirusak, Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Proses Laporan

“Produk UMKM kita banyak yang bagus. Tantangannya adalah bagaimana produk tersebut mendapatkan akses pasar. Ketika produk yang siap dipertemukan dengan pasar yang tepat, peluang untuk meningkatkan penjualan tentu semakin besar,” pungkas Adha.

Melalui audiensi dan kurasi tersebut, diharapkan semakin banyak produk UMKM lokal yang memenuhi standar dapat memperoleh kesempatan untuk dipasarkan melalui Toko Qta.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah untuk mendorong produk lokal Tangerang semakin dikenal, semakin mudah ditemukan konsumen, dan memiliki peluang meningkatkan penjualan.

×
×