RESPUBLIKA.ID – Ratusan warga memadati Festival 56 di perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu 29 Agustus 2026.
Kedatangan warga disambut dengan jejeran gerai-gerai produk UMKM, mulai dari kuliner, pakaian hingga tempat pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, ada juga panggung utama yang menyajikan aneka hiburan dan juga terpajang beragam hadiah menarik untuk masyarakat yang mendapat doorprize.
Ketua Panitia Festival 56, Hidayat menuturkan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, hasil kolaborasi warga lingkungan RT 005 dengan RT006, RW 10, Perumahan Pondok Maharta.
Dalam Festival itu, tidak hanya menghadirkan bazar kuliner dan produk UMKM, tetapi juga berbagai kegiatan edukasi, perlombaan anak, seni budaya, hiburan, hingga beragam hadiah menarik.
Melihat antusias warga, akhirnya acara yang dulunya hanya bazar, kini bertranformasi menjadi festival.
“Awalnya kegiatan ini hanya bazar untuk mengakomodir UMKM. Tetapi setelah dievaluasi, ternyata banyak masukan agar kegiatan diperluas. Sekarang tidak hanya perdagangan, tetapi ada kegiatan kesehatan, pengetahuan, perlombaan anak, seni budaya, dan berbagai kegiatan lainnya. Dari situlah berubah menjadi festival,” kata Hidayat kepada awak media.

Festival 56 Warga Pondok Maharta Meriahkan HUT RI ke-81
Festival 56 ini, digelar mulai mukul 09:00 hingga 23:00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyediakan puluhan gerai untuk para pelaku UMKM menjajakan dagangannya.
Selain itu, panitia juga membuat terobosan, yakni pembagian kupon doorprize dengan cara memindai barcode yang telah disediakan di pintu masuk.
“Jadi warga yang mau mendapat nomor undian doorpze, harus scan barcode dulu, jadi kita engga buang-buang kertas,” ucapnya.
Kegiatan Festival 56 itu mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Tangsel Aguslan Busro dan juga Lurah Pondok Kacang Timur, Murtado.
Menurut Aguslan, kegiatan berbasis masyarakat seperti Festival 56 itu memiliki manfaat besar dalam menggerakkan perekonomian di lingkungan.
Sebab kata dia, keberadaan UMKM di lingkungan masyarakat perlu terus mendapatkan dukungan karena dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
“Saya sangat menghargai dan mengapresiasi kegiatan UMKM yang ada di Paguyuban 56 ini. Ini sangat luar biasa. Menurut saya harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun,” katanya.
Kedepannya, Dia berharap festival tersebut dapat diperluas sehingga semakin banyak warga yang dapat terlibat.
“Kalau sekarang baru satu gang, mudah-mudahan ke depan bisa berkembang menjadi dua atau tiga gang. Tetapi menurut saya tidak perlu dipindahkan karena tempat ini sudah menjadi sesuatu yang luar biasa dan menjadi ciri khas Paguyuban 56,” tutup Aguslan.
Senada, Lurah Pondok Kacang, Murtado turut mengapresiasi Festival kuliner dan budaya 56 yang digelar warga perumahan Pondok Maharta.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah kreatif dan juga menjadi tempat UMKM memasarkan produknya.
Dia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya digelar dilingkup RT, tetapi terus berkembang ke wilayah yang lebih luas lagi.
“Apresiasi dari saya ini ide yang sangat luar biasa, semoga kedepannya cakupan acara bisa lebih luas, meningkat ke lingkungan RW, atau menjadi festival kuliner Pondok Kacang Timur,” pungkasnya.






